Gita Gutawa (profileartis)

Penyanyi cantik Gita Gutawa pernah tinggal di luar negeri. Dua tahun menjalani pendidikan strata dua di Inggris membuat ia harus melewati dua kali bulan ramadan di negeri Ratu Elizabeth itu. Tahun 2015 misalnya, ia harus menyelesaikan studi S2-nya di London School of Economy, Inggris.

Gita mengaku memang dirinya yang menginginkan hidup serba mandiri. Meski demikain, putri Erwin Gutawa ini tak menampik banyaknya godaan yang ia dapatkan saat berpuasa di negara yang mayoritas penduduknya non muslim itu.

“Duh godaannya banyak banget, keluar apartemen ngelihat orang makan sembarangan banget, di mana aja makan. Ya harus benar-benar diniatin sih kalau kaya gitu,” kata Gita seperti yang dikutip dari suara.com (9/6/2016).

Jeda waktu antara imsak dengan buka sangat lama yaitu 19 jam. Walaupun mengakui tidak mudah untuk berpuasa di luar negeri, namun gadis ini sudah bertekad bulat. Godaan puasa selama di Inggris pun lebih banyak karena masyarakat di negara tersebut memang mayoritas tidak berpuasa.

Bagi Gita, tantangan lain berpuasa di negeri orang adalah saat sahur. Ia kesulitan untuk mendapatkan makanan di waktu sebelum subuh karena restoran tidak buka 24 jam. Namun, tak sulit mencari makanan halal di sana. Sosok kelahiran 11 Agustus 1993 ini pun mau tak mau harus pandai memasak makanan praktis, seperti masak pasta, kornet, spagheti.

Kini wanita bernama lengkap Aluna Sagita Gutawa ini tengah berada di Indonesia setelah menyelesaikan studi masternya selama satu tahun dengan predikat¬†cumlaude.¬†Namun ia belum bernyanyi lagi dan memiliki memproduseri sebuah single religi berjudul “Buka Puasa” yang dinyanyikan oleh dua anak Di Atas Rata-rata (DARR), yakni Rafi dan Kafin.