Semua orang sudah tahu kalau bentuk bumi itu bulat. Meski demikian, ada juga orang yang masih percaya kalau bumi itu datar. Ternyata, ada cara mudah untuk membuktikan bahwa bumi itu bulat, seperti yang sudah dipelajari sejak masih sekolah dan diketahui banyak orang. Dilansir dari Smarterthanthat, Kamis (16/6/2016), berikut adalah 5 cara mudah untuk membuktikan bumi itu bulat.

1. Bayangan dari Dua Tongkat

Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)

Ambil dua tongkat dengan bentuk yang sama. Tancapkan kedua tongkat pada lokasi berbeda, sehingga ada nampak bayangannya masing-masing. Jika bumi bentuknya flat atau datar, bayangan dari kedua tongkat itu harusnya sama. Namun, kenyataannya tidak demikian, karena bumi bentuknya bulat atau spherical.

2. Melihat dari ketinggian

Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)

Semakin tinggi kamu berada, maka akan semakin jauh penglihatan. Biasanya, kita cenderung untuk menghubungkan hal ini dengan objek yang menghambat penglihatan, seperti rumah atau pohon lainnya yang menghalangi jarak pandang di tanah, dan mendaki ke atas untuk melihat dengan jelas, tapi itu bukan alasan yang benar. Bahkan jika kamu berada di dataran tinggi yang benar-benar jelas tanpa rintangan antara kamu dan cakrawala, kamu akan melihat lebih jauh di ketinggian daripada yang kamu lakukan di tanah.

3. Adanya Zona Waktu

Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)

Adanya zona waktu hanya bisa dijelaskan jika bumi ini bulat, dan berputar pada porosnya. Pada titik tertentu ketika matahari bersinar pada salah satu bagian dari Bumi, sisi lainnya tampak gelap, dan sebaliknya. Inilah yang memungkinkan adanya perbedaan waktu dan zona waktu, khususnya dengan rentang lebih dari 12 jam. Jika bumi datar, maka kita masih akan dapat melihat mataharinya, walaupun kita berada di tempat gelap. Kenyataanya, hal itu tidak terjadi.

4. Banyaknya Rasi Bintang

Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)

Pengamatan ini awalnya dilakukan oleh Aristoteles (384-322 SM), yang menyatakan Bumi bulat dilihat dari rasi bintang yang berbeda terlihat saat bergerak menjauh dari khatulistiwa. Setelah kembali dari perjalanan ke Mesir, Aristoteles mencatat bahwa “ada bintang terlihat di Mesir dan Siprus yang tidak terlihat di daerah utara.” Fenomena ini hanya dapat dijelaskan dengan bentuk bulat atau spherical pada bumi. Semakin jauh kamu pergi dari khatulistiwa, semakin jauh konstelasi yang diketahui pergi menuju cakrawala, dan digantikan oleh bintang-bintang yang berbeda. Ini tidak akan terjadi jika bumi itu datar.

5. Saat naik pesawat

Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)
Bukti bumi itu bulat (Smarterthanthat)

Saat kamu menaiki pesawat, ada dua fakta menarik. Pertama, pesawat dapat melakukan perjalanan dalam garis lurus dalam waktu yang sangat lama dan tidak jatuh ke tepi/jurang apapun. Bahkan, kita bisa mengelilingi bumi. Kedua, jika kamu melihat keluar jendela pada penerbangan trans-Atlantik, kamu bisa melihat lengkungan bumi di cakrawala. (tom)