Banyak hotel-hotel mewah berbintang lima yang tersebar di dunia ini. Namun nyatanya, hotel terbaik sedunia justru ada di dekat kita, yaitu di negara Indonesia. Hotelnya adalah Hotel Nihiwatu, yang terletak di Pulau Sumba, tepatnya di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pulau Sumba (National Geographic)
Pulau Sumba (National Geographic)

Hasil ini berdasarkan survei terhadap pembaca majalah wisata bergengsi asal Amerika Serikat, “Travel+Leisure” yang baru saja diumumkan. Tiap tahunnya, majalah ini mengadakan survei untuk berbagai kategori di bidang pariwisata. Penghargaan ini pun dianggap bergengsi di kalangan industri pariwisata dunia. Dalam daftar penghargaan kategori “100 Hotel Terbaik di Dunia” versi “Travel+Leisure” pada tahun 2016, Nihiwatu Sumba keluar di peringkat pertama.

Bangganya, hotel ini bahkan mengalahkan The Peninsula Shanghai di Tiongkok, yang dikenal memiliki kamar mewah dengan luas superbesar serta rooftop bar yang memiliki pemandangan pencakar langit Shanghai.

“Banyak pendatang baru yang masuk ke dalam urutan. Namun, yang paling mengejutkan adalah kemunculan Nihiwatu dari Indonesia, yang dipuja oleh para pelancong terkenal dan membuat debut awal langsung menjadi nomor satu,” jelas tim redaksi majalah tersebut seperti dikutip dari situs Travelandleisure, Rabu (13/7/2016).

Bagian dalam salah satu ruangan di Nihiwatu (Nihiwatu)
Bagian dalam salah satu ruangan di Nihiwatu (Nihiwatu)

Lantas apa keistimewaan Nihiwatu Sumba hingga dapat diakui sebagai hotel terbaik di dunia? Ternyata keunggulannya terletak di keindahan alamnya. Lingkungan alam yang masih asri dengan hutan dan pantai perawan berombak besar membuat Nihiwatu Sumba bagai surga bagi para pejalan.

Satu hal yang membuat Nihiwatu Sumba berbeda dengan akomodasi dunia lainnya, Nihiwatu Sumba mengajak tamu yang menginap di resor untuk berguna bagi orang lain. Tiap tamu yang menginap akan ditayangkan film pendek mengenai Sumba Foundation, organisasi yang membantu komunitas lokal Sumba.

Bagian dalam salah satu ruangan di Nihiwatu (Nihiwatu)
Bagian dalam salah satu ruangan di Nihiwatu (Nihiwatu)

Selama 14 tahun belakangan, para tamu di Nihiwatu diajak untuk ikut membantu pembangunan mata air di desa, klinik kesehatan, malaria training center, dan program penanggulangan kelaparan. Di Nihiwatu Sumba, 90 persen pekerjanya adalah orang lokal.

Nihiwatu punya vila tiga kamar berbentuk rumah pohon, terletak di atas tebing, menghadap langsung Samudera Hindia. Selain itu, ada lebih dari 33 akomodasi vila dengan kolam renang pribadi serta pemandangan indah ke Pantai Nihi.

Bagian dalam salah satu ruangan di Nihiwatu (Nihiwatu)
Bagian dalam salah satu ruangan di Nihiwatu (Nihiwatu)

Aktivitas yang bisa dilakukan beragam, mulai dari paket “safari spa” seharian penuh sampai eksplorasi pulau. Anda bisa trekking menuju beberapa air terjun tersembunyi, pesawahan yang indah, juga desa lokal dan desa seniman. Ada pula piknik makan siang komplit dengan jamuan kelapa segar yang baru jatuh dari pohon.

Keunggulan lainnya adalah Occy’s Left, sebuah private beach yang letaknya tidak jauh dari Nihiwatu. Ini adalah surf spot ternama di kalangan peselancar profesional.  Tempat berselancar yang jauh dari hiruk pikuk Canggu, Suluban, dan pantai-pantai mainstream lainnya di Bali.

Bagian dalam salah satu ruangan di Nihiwatu (Nihiwatu)
Bagian dalam salah satu ruangan di Nihiwatu (Nihiwatu)

Bersama staf profesional yang terlatih, para tamu di Nihiwatu bisa memancing di laut lepas, snorkeling, juga spearfishing. Saat sunset, tamu akan diajak menikmati terbenamnya matahari dengan naik kuda di pesisir pantai.

Kalau kamu tertarik untuk menginap di sini, persiapkan kocekmu dalam-dalam. Harga per malamnya mulai dari Rp 8,5 juta untuk One Bedroom Villa sampai Rp 157 juta untuk Five Bedroom Estate. Namun saat high season yang jatuh pada Juni-Oktober dan Desember-Januari, harganya bisa dua kali lipat. Masih ingin mencoba menginap di sini? (tom)