Indonesia yang berada di garis Khatulistiwa membuat kamu bisa dengan mudah menyaksikan pemandangan hujan meteor seperti yang ada di film-film. Bagi kamu para Hujan meteor ini terjadi di bulan Juli dan Agustus. Pada bulan Juli kemarin sudah terjadi hujan meteor Delta Aquarids yang mencapai puncaknyanya pada tanggal 28-29 Juli dan pada bulan Agustus tinggal sisa-sisanya saja, tapi kamu tak perlu bersedih JBers karena ketinggalan hujan meteor Delta Aquarids karena kamu masih bisa menyaksikan hujan meteor kok pada bulan Agustus ini. Hujan meteor Perseid baru akan mulai muncul pada minggu kedua Agustus dan diperkirakan mencapai puncaknya pada tanggal 11-14 Agustus mendatang. Saat itu kamu bisa menyaksikan sekitar 100-200 meteor Perseid yang berjatuhan dari arah timur laut. Untuk dapat menyaksikan fenomena langka ini, JadiBerita punya lima tips cerdas yang bisa kamu terapkan saat kamu akan menyaksikan hujan meteor Perseid ini. Yuk, simak lima tips berikut:

1Pilih Lokasi yang Bebas Polusi Udara

Hujan Meteor di Bukit (phinemo.com)

Untuk dapat menyaksikan hujan meteor, tentunya kamu harus pintar-pintarnya memilih lokasi yang bebas polusi udara. Hujan meteor akan terlihat dengan jelas di langit yang jernih dan cerah. Lokasi yang dari atas ketinggian sepi seperti gunung dan bukit sangat direkomendasikan untuk menyaksikan hujan meteor. Jika tak menemukan tempat tinggi, kamu bisa memilih tempat lapang yang agak gelap agar cahaya meteor bisa terlihat jelas.

2Menyaksikan dengan Mata Telanjang

Melihat Meteor dengan Mata Telanjang (grassrootlive.com)

Menyaksikan meteor dengan mata telanjang adalah wajib hukumnya. Kenapa? Karena menurut ahli meteorologi, menyaksikan meteor dengan mata telanjang bisa membuatĀ  kita mudah memprediksi dari mana arah jatuhnya meteor. Jika kamu menggunakan alat seperti teropong, kamu akan terfokus pada satu titik saja. Diperkirakan titik radian hujan meteor Perseid akan terlihat pada ufuk timur laut rasi bintang Perseus. Karimunjawa merupakan tempat yang dijadikan rekomendasi oleh para ahli meteorologi Indonesia untuk menyaksikan cantiknya hujan meteor.

3Posisi Tubuh Terlentang

Posisi Terlentang Melihat Hujan Meteor (ansiedadenocontrole.com)

Ada berbagai macam posisi untuk menyaksikan hujan meteor ini, mulai dari duduk, berdiri, hingga telentang. Posisi terlentang adalah posisi yang paling disarankan oleh ahli meteorologi karena ruang pandang kamu menjadi lebih luas. Ditambah lagi mengamati meteor itu butuh kesabaran dan waktu yang cukup lama, jadi posisi terlentang dengan menengadah ke langit luas akan membuat kamu lebih nyaman dan tidak pegal. Tapi jangan sampai ketiduran ya JBers!

4Menggunakan Jaket

Gunakan Jacket (www.rutlandcycling.com)

Berhubung menyaksikan hujan meteor hanya bisa dilakukan saat malam hari, oleh karena itu menggunakan jaket adalah hal cerdas yang harus kamu lakukan. Kamu tak ingin khan kalau saat kamu sedang menunggu hujan meteor tiba-tiba angin malam terasa menusuk-nusuk kulit kamu. Gunakan jaket yang agak tebal supaya badan kamu lebih hangat karena kamu tak akan tahu sampai jam berapa kamu menunggu datangnya hujan meteor Perseid ini.

5Membawa Camilan

Menyiapkan Camilan (kojo-designs.com)

Hal terakhir yang perlu kamu lakukan adalah membawa camilan atau makanan pengganjal perut lapar. Menyaksikan hujan meteor hingga larut malam bisa diartikan sebagai begadang loh JBers karena besar kemungkinan kamu terjaga hingga lewat tengah malam. Begadang di dalam ruangan saja bisa membuat perut kamu keroncongan, apalagi begadang di luar ruangan dengan udara dingin yang membuat kamu lebih cepat lapar. Siapkan camilan ringan serta minuman hangat agar konsentrasi menyaksikan hujan meteor tidak akan terganggu.

Selain menerapkan kelima tips cerdas di atas, jangan lupa untuk mengajak teman-teman kamu untuk menyaksikan hujan meteor Perseid bersama karena semakin banyak orang tentunya akan semakin seru loh JBers. Selamat menyaksikan meteor Perseid JBers! (jow)