Nama Gloria Natapradja Hamel akhir-akhir ini tengah menjadi buah bibir masyarakat lantaran dilarang ikut sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) saat upacara peringatan 17 Agustus di Istana Negara. Gloria dinyatakan gugur karena diketahui memiliki paspor Perancis dan dianggap bukan WNI.

Padahal Gloria telah terpilih menjadi anggota Paskibraka oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan seleksi yang ketat. Bahkan, gadis kelahiran Jakarta 1 Januari 2000 ini sudah mengikuti pelatihan Paskibraka selama satu bulan dan ditempatkan di Tim Arjuna. Seharusnya, ia menjadi bagian para pembawa bendera yang bertugas pukul 10 pagi pada tanggal 17 Agustus.

Namun, pada detik-detik terakhir harapannya pupus. Kementerian Hukum dan HAM mengeluarkan surat yang menyebut Gloria adalah warga Perancis karena memegang paspor dari negara tersebut.

Sedangkan, dalam UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan, jelas disebutkan seseorang kehilangan status WNI apabila dia punya paspor dari negara lain. Memang, ayah Gloria berkewarganegaraan Perancis, sedangkan ibunya seorang WNI.

Siswi SMA Islam Dian Didaktika itu kemudian menulis surat kepada Presiden Joko Widodo yang disertai dengan materai Rp 6 ribu. Gloria secara tegas menyatakan dia mencintai Indonesia, bahkan siap untuk memilih menjadi WNI. Tak hanya itu, ia juga menegaskan sejak dia lahir dan menempuh pendidikan, semuanya dilakukan di Indonesia.

“Bahwa saya tidak pernah memilih kewarganegaraan Perancis karena darah dan nafas saya untuk Indonesia tercinta,” tulis Gloria.

Alhasil, perjuangan dan tekad Gloria mengundang simpati masyarakat Indonesia. Pada hari Kemerdekaan tiba, Gloria tetap datang ke Istana Negara sebagai undangan. Di saat teman-temannya bertugas mengibarkan bendera, Gloria hanya bisa memandang mereka melalui layar televisi.

Namun, kabar baik datangnya padanya. Wakil Presiden Jusuf Kalla ingin supaya Gloria tetap masuk sebagai bagian dari Tim Bima yang akan membawa bendera pusaka turun untuk posisi gordon.

Tak hanya itu saja, Jokowi pun melontarkan sejumlah pujian pada gadis Depok ini. Presiden sempat menyebut Gloria sudah jadi sosok yang terkenal dan ramai dibincangkan di televisi. Jokowi juga menyemangati Gloria agar sukses saat bertugas pada Rabu sore.

Tak hanya pribadi yang baik, ramah dan motivasi yang kuat, wajah Gloria yang keturunan Sunda-Perancis ini pun amat menawan, lho. Bahkan, dia disebut-sebut mirip artis senior, Shahnaz Haque. Tak percaya? Lihat yuk potret-potretnya berikut ini.