Indonesia itu kaya akan suku, bahasa, budaya dan adatnya. Kita patut berbangga, karena negara lain tidak memiliki budaya yang beragam seperti negara kita. Bahkan, festival adat yang diadakan di beberapa kota di seluruh Indonesia sudah terkenal hingga mancanegara, sehingga menarik wisatawan asing untuk rela jauh-jauh datang ke Indonesia. Dilansir dari Liongcak, Senin (22/8/2016), berikut adalah 5 festival adat Indonesia yang mendunia.

1Festival Budaya Dieng, Dieng

Festival Budaya Dieng (Liongcak)

Negeri di atas awan ini punya festival adat yang setiap tahunnya selalu penuh oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Yang menjadi daya tarik utama festival ini adalah pemotongan rambut anak gimbal (gembel) yang konon dipercaya merupakan keturunan dewa dan tidak boleh sembarangan dipotong. Selain itu acara musik jazz di atas awan dan penerbangan lampion bikin festival budaya Dieng ini kian romantis.

2Karapan Sapi, Madura

Karapan Sapi (Liongcak)

Kalau luar negeri punya pacuan kuda, maka Indonesia punya Karapan Sapi. Festival adat ini merupakan salah satu ciri khas dari Madura dan bagi masyarakat Madura sendiri ini merupakan ajang bergengsi untuk memamerkan kekuatan sapi mereka. Pemenang Karapan ini nantinya akan dihadiahi uang ratusan juta rupiah.

3Karnaval Busana, Jember

Karnaval Busana Jember (Tribunnews)

Festival ini lebih dikenal sebagai Jember Fashion Carnaval, dan ini merupakan karnaval busana pertama di Indonesia. Di sini kamu bisa melihat peragaan busana yang sangat unik karena selain keunikan busananya, karnaval ini diadakan sepanjang jalan utama Jember. Jelas saja hal ini menarik perhatian wisatawan asing.

4Lompat Batu, Nias

Lompat Batu Nias (Liongcak)

Lompat Batu merupakan tradisi masyarakat Kepulauan Nias dan sampai sekarang tradisi masih dilakukan. Kamu masih bisa menyaksikan betapa kerennya tradisi Lompat Batu di Festival adat Nias yang diadakan di Desa Bawomataluo, Nias Selatan. Festival ini hanya ada di Indonesia, dan tak ditemukan di negara lain.

5Rambu Solo, Tana Toraja

Rambu Solo (Liongcak)

Festival ini merupakan upacara kematian tradisi masyarakat Toraja dan menjadi salah satu upacara kematian termahal di dunia. Dikatakan termahal karena untuk melakukan upacara ini bisa menghabiskan biaya ratusan juta hingga milyaran rupiah. Ratusan kerbau akan ditebas selama upacara ini berlangsung dan jenazah akan dibawa ke atas tebing untuk dikuburkan. (tom)