PETRA, JORDAN (Photo by Chris Jackson/Getty Images)

Bumi ini sudah menjadi tempat tinggal manusia beradab-abad lamanya. Zaman terus berubah, begitu pula dengan manusianya. Selama perjalanan hidup bumi, banyak kota-kota dan peradaban yang sudah hilang dan meninggalkan sisa bangunan bekas masa kejayaan. Sebut saja peninggalan masa Kerajaan di masa lalu.

Kamu pun bisa membayangkan betapa hebatnya manusia zaman dulu di tengah keterbasan, karena zaman belum semodern sekarang. Nah, puing-puing kota-kota yang sudah hilang dari peradaban ini ternyata menyisakan keindahan yang memesona.

Tak percaya? 5 kota ‘mati’ ini contohnya.

Machu Picchu, Peru

travelandleisure.com
travelandleisure.com

Machu Picchu adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m di atas permukaan laut. Terlatak di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco, membuat lokasi ini begitu indah. Dibangun sekitar tahun 1450, kemudian ditinggalkan seabad kemudian saat terjadi penaklukan yang dilakukan bangsa Spanyol. Tempat ini juga sering disebut sebagai Lost City of the Incas.

Situs ini dibangun dengan gaya klasik Inca dengan balutan batu kering. Machu Picchu memiliki tiga bangunan utama, yakni Inti Warana, the Temple of the Sun, dan the Room of the Three Windows. Pemandangan di atas ketinggian di Machu Picchu luar biasa memesona.

Petra, Yordania

peterwestcarey.com
peterwestcarey.com

Petra adalah sebuah situs arkeologikal di Ma’an, Yordania. Tempat ini terkenal dengan bangunan arsitektur yang dipahat pada bebatuan serta sistem pengairannya. Dilansir dari National Geographic, Petra dulunya pernah menjadi sebuah pusat perdagangan sekaligus ibukota dari Kerajaan Nabatean yang berasal dari Arab bagian Barat Laut. Mereka tinggal di wilayah Yordania tetapi berpindah-pindah sampai membentuk kerajaan abad 312 SM.

Saat Roma menyerang dan menduduki kota itu pada 106 M, keruntuhan Petra dimulai. Serangkaian gempa bumi yang melanda, serta munculnya jalur-jalur perdagangan baru memaksa Petra mencapai titik akhir di masa Kekaisaran Byzantine pada sekitar pertengahan abad 700 M. Kemudian kota dibiarkan kosong dan terbengkalai selama beberapa abad. Setelah terlupakan hampir 12 abad, reruntuhan kota yang terkubur di bawah tanah ini ditemukan kembali di tahun 1812 dan menjadi warisan budaya yang dijuluki Red Rose City, yang hampir setua dunia.

Angkor, Kamboja

justwalkedby.com
justwalkedby.com

Kota Angkor yang disebut-sebut sebagai ‘kerajaan yang pernah hilang’. Angkor terdiri dari ribuan candi, sedangkan Angkor Wat adalah salah satu candi yang terkenal. Konon, kota ini dulunya merupakan pusat Kerajaan Khmer di abad ke 9 sampai 15 masehi. Dibangun sejak zaman Kerajaan Funan oleh seorang India Brahmana pada tahun 200 Masehi. Namun, kerajaan ini dikalahkan oleh kerajaan Kamboja atau Khmer pada tahun 800 dan berlangsung sampai tahun 1225 Masehi. Pada akhirnya rakyat dan para raja mati akibat peperangan yang dimenangkan oleh kerajaan Thai.

Sejak ditinggalkan penduduknya, Kota Angkor tertutup hutan rimbun dan pepohonan yang menjulang tinggi. Kota ini pun lenyap bersama peradaban dan sejarahnya hingga ratusan tahun. 6 abad kemudian, Angkor ditemukan kembali. Ini pun menjadikan Kota Angkor sebagai “Kota yang Hilang” dan merupakan salah satu sejarah dunia yang sangat membanggakan.

Lion City, China

inhabitat.com
inhabitat.com

Kota kuno yang satu ini berhasil di temukan di bawah danau Quiandao. Mendapat julukan sebagai Lion City alias Kota Singa karena di sepanjang reruntuhan yang ada terdapat banyak sekali patung singa. Lion City diperkirakan telah dibangun sejak 1.300 tahun yang lalu. Letaknya berada di kaki gunung kota singa dan diperkirakan setara dengan 62 kali lapangan sepakbola. Kota ini akhirnya tenggelam ketika di bangun sebuah bendungan.

Setelah diperkiraan telah tenggelam selama 53 tahun, kota ini akhirnya kembali ditemukan dalam keadaan reuntuhan yang masih terjaga dengan baik dengan beberapa bagian yang masih terjada dengan utuh. Sekarang kota yang dijuluki sebagai atlantis dari Cina ini menjadi salah satu destinasi wisata bawah air favorit di Negeri tirai bambu. Tak hanya itu, karena keindahanya reruntuhannya, sering disebut sebagai situs bawah laut yang paling spektakuler di dunia setelah kota kuno bawah laut Alexandria.

Situs Trowulan, Mojokerto

intaninchan.wordpress.com
intaninchan.wordpress.com

Nama Kerajaan Majapahit pada masa jayanya dikenal di seluruh penjuru Asia. Meski berkedudukan di Pulau Jawa, jangkauan kekuasaan Majapahit meliputi seluruh Asia Tenggara. Sisa-sisa masa kejayaan Kerajaan Majapahit yang terjadi lebih dari 700 tahun yang lalu, dapat dilihat di Situs Trowulan dan Museum Majapahit yang berada di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Tempat ini awalnya ditemukan oleh Gubernur Jawa, Sir Thomas Raffles pada tahun 1811.

Reruntuhan kuno itu tersebar di area hutan luas yang membuatnya sulit untuk dieksplorasi. Peninggalan-peninggalan yang dapat disaksikan dikawasan tersebut antara lain, Candi Wringin lawang, Candi Brahu, Kolam Segaran, Makam Putri Campa, Komplek Makam Tralaya, candi Minak Djinggo, Sumur Upas, Candi Kedaton, Candi Tikus, Situs Klinterejo, dan benda-benda lainnya yang disimpan dalam sebuah mesuem Purbakala Trowulan yang dibangun pada tahun 1920. Karena artefaknya menyebar di berbagai sudut, ada dugaan bahwa desa Trowulan adalah kota metropolitan pada masanya.