Industri musik, baik di Indonesia maupun di mancanegara, selalu mengalami perubahan dari masa ke masa. Puncaknya adalah ketika masih banyak musisi yang menjual albumnya dalam bentuk fisik seperti CD atau kaset. Kini, banyak musisi yang sudah beralih ke penjualan album secara digital. Meski demikian, beberapa dari musisi itu mampu menciptakan rekor penjualan album, paling tidak di negeri sendiri. Dilansir jadiBerita dari berbagai sumber, berikut adalah 5 band Indonesia dengan rekor penjualan tertinggi.

Peterpan – Bintang di Surga

Bintang di Surga (Wikipedia)
Bintang di Surga (Wikipedia)

Peterpan, cikal bakal band NOAH, merilis album “Bintang di Surga” pada tahun 2004 di bawah naungan Musica Studio. Album ini berhasil mencetak rekor penjualan album hingga 3 juta kopi, rekor yang sulit dilalui untuk era digital saat ini.

Jamrud – Ningrat

Ningrat (Youitunes)
Ningrat (Youitunes)

“Ningrat” menjadi album studio keempat yang dirilis grup band rock Jamrud yang rilis pada tahun 2000. Dalam sejarah penjualan, album “Ningrat” adalah album tersukses Jamrud dengan mencetak penjualan album studio hingga 2 juta kopi. Hal tersebut juga membuat Jamrud menjadi grup band rock Indonesia yang mampu mencetak rekor fantastis lintas generasi musik cadas di Tanah Air.

Padi – Sesuatu yang Tertunda

Sesuatu yang Tertunda (Wakainokami)
Sesuatu yang Tertunda (Wakainokami)

Album ini notabene merupakan album kedua yang dirilis Padi dan mulai diedarkan tahun 2002. Tercatat, album ini laku hingga 2 juta kopi. Tak heran, lagu-lagu di album ini banyak dikenal oleh orang Indonesia pada masanya. Album ini juga dianggap memiliki kualitas oleh kritikus musik saat itu sehingga sangat pantas jika penjualannya meledak di pasaran.

Dewa – Bintang Lima

Bintang Lima (Itunesku)
Bintang Lima (Itunesku)

Pada tahun 2000, band Dewa mengeluarkan sebuah mahakarya berupa album yang berhasil mencetak sejarah dalam perjalanan musik mereka di Tanah Air. Bertajuk “Bintang Lima”, album ini berhasil menembus penjualan hingga 1,7 juta kopi. Lewat album ini, Ahmad Dhani sang pembentuk band juga melakukan revolusi dengan pergantian nama dari Dewa 19 menjadi Dewa.

Sheila On 7 – Kisah Klasik untuk Masa Depan

Kisah Klasik untuk Masa Depan (Itunesku)
Kisah Klasik untuk Masa Depan (Itunesku)

Album yang dirilis pada tahun 2000 ini berhasil mencetak penjualan hingga 1,7 juta kopi. Bahkan kini diduga penjualan album ini sudah mencapai 2 juta kopi. Mengandalkan lagu “Sahabat Sejati”, “Bila Kau Tak Disampingku”, dan “Sephia”, album ini langsung menggebrak pasaran. (tom)