Saya disini tidak akan panjang lebar membahas tentang cara ampuh untuk mendapatkan uang dengan cepat, tips belajar yang baik atau trik-trik menyontek agar tidak ketahuan. Sayang bukan hal seperti itu, tapi saya akan membahas tentang kegagalan. Eh, bukan berarti saya mengarahkan Anda untuk memilih jalan kegagalan, tapi yang perlu kita pahami bahwa setiap jalan itu tidak selalu menuju kesuksesan, kadangkala kita harus berani menghadapi kegagalan yang tidak disangka, mungkin karena tidak tercapainya target yang ditetapkan. Jadi bagaimana agar kegagalan itu tidak menjadi salah satu cabang jalan yang nanti kita pilih. Sebaiknya Anda pahami beberapa tipe orang di bawah ini yang dapat dikatakan mengalami kegagalan. Tipe orang yang gagal antara lain:

1. Orang yang takut melangkah karena takut salah, dia itu sudah gagal

Dapat diumpamakan seperti ini misalnya, suatu hari Anda diajak teman untuk belajar berenang. Saat teman pergi ganti baju, Anda yang sudah siap di tepi kolam nekat masuk kolam dan terjebak air kolam yang dalam, Anda tenggelam. Disini sebenarnya bisa saja tidak tenggelam, namun kenapa Anda tenggelam? Jawabannya karena Anda tidak menggerakkan diri ke tempat lain. Jangan takut melangkah! Anda jangan hanya diam di tempat, cepat bergerak!

2. Orang yang tidak bisa merencanakan, dia justru berarti merencanakan kegagalan

Contohnya seperti ini, jika Anda mahasiswa yang harus masuk kampus jam 7 pagi, perjalanan dari tempat kost ke kampus 15 menit, Anda berangkat jam 7 kurang 5 menit, jelas Anda terlambat, itu kesalahan perencanaan. Gagal deh masuk tepat masuk. ZONK!

3. Kegagalan adalah hiasan bagi orang yang manja, tidak punya motivasi, dan tidak mau berusaha

Dimisalkan seorang anak yang baru saja lulus SMA dan dia ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri, tapi dia tidak mau untuk mendaftarkan diri maupun ikut seleksinya, tentu saja dia tidak akan menjadi mahasiswa di perguruan tinggi yang diidam-idamkannya.

4. Orang yang menyalahkan orang lain dan tidak mau mengoreksi diri-sendiri, dialah orang yang gagal

Contoh sederhananya, ketika Anda sedang ujian di kelas dan belum belajar, akhirnya Anda menyontek teman dari arah barat, selatan, timur, maupun utara. Saat hasil ujian diumumkan ternyata nilai Anda paling jelek, Anda langsung marah-marah dengan teman yang sudah Anda contek ujiannya. Disini Anda benar atau salah? Sudah menyontek, menyalahkan teman pula. Makanya belajar!

Jika kita mengalami kegagalan, jangan marah, menangis keras-keras atau melempari batu ke orang-orang yang lewat di depan rumah. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, karena justru dapat kita jadikan renungan dan motivasi melangkah ke depan. Ingat tidak Thomas Alfa Edison, dia melakukan eksperimen listrik 10.000 kali dan semuanya gagal, tapi dia tetap melanjutkan hingga berhasil. Dari 4 tipe orang gagal di atas, semoga kita tidak menirunya. Agar kita sukses! @laily_lisdiya