Kamu pasti punya celana jeans atau jaket. Biasanya, celana jeans dan jaket itu dilengkapi dengan deretan gerigi yang terbuat dari logam atau plastik yang bernama Zipper dalam bahasa Inggris. Lalu, untuk bahasa Indonesianya, kebanyakan orang Indonesia menyebutnya resleting, dan ada juga yang menyebutnya ritsleting. Mana yang benar?

Rupanya, bahasa Indonesia yang benar untuk Zipper adalah ritsleting. Dalam sebuah jajak pendapat melalui Twitter, lebih banyak yang memilih “resleting” untuk menyebut penemuan ratusan tahun lalu tersebut. Kemungkinannya, karena tiga deret huruf konsonan (-tsl-) sulit dilafalkan, sehingga terasa lebih mudah mengabaikan huruf “t” pertama dalam kata “ritsleting”.

Dilansir dari Portalbahasacom, Rabu (19/10/2016), kata yang digunakan dalam bahasa Indonesia ini diserap dari bahasa Belanda “ritssluiting” (Jones, 2008, hlm. 267) dan baru “dibakukan” sebagai kosakata bahasa Indonesia pada KBBI IV (Pusat Bahasa, 2008, hlm. 1178). Itu sebabnya kata ini tidak ditemukan pada KBBI Daring yang datanya bersumber dari KBBI III.

Ritsleting (Umwblogs)
Ritsleting (Umwblogs)

Salah satu komponen penting dalam tata busana ini memang punya banyak nama. Penemunya, orang Amerika bernama Elias Howe, juga penemu mesin jahit. Ia memegang patennya sejak 1851. Blog perpustakaan Smithsonian asal Amerika Serikat mencatat, nama asli dalam paten itu “Automatic Continuous Clothing Closure”.

Selain nama yang cukup panjang itu, pada pada 1893, penemu lainnya, Whitcomb Judson, mematenkan produk serupa ritsleting dengan nama “Clasp Locker”.

Ritsleting (Mccall)
Ritsleting (Mccall)

Nama “Zipper” baru populer pada 1920-an. Adalah B.F. Goodrich Company, yang menggunakan nama itu sebagai jenama sepatu kulit produknya. Lalu istilah inipun populer menjadi sebutan untuk ritsleting di Amerika Serikat. (tom)