Pevita Pearce (instagram)

Pernah menderita penyakit serius yakni tumor dibagian payudaranya, aktris Pevita Pearce kini lebih hati-hati dalam menjaga kesehatan. Adik kandung Keenan Pearce ini mengaku jika dirinya tengah fokus menjaga tubuhnya supaya tetap sehat dan rentan terkena penyakit.

Pevita pun menjelaskan tips yang ia lakukan agar badannya senantiasa prima. Ternyata, Pevita rutin melakukan olahraga yang bisa menyehatkan tubuh yaitu muay thai dan pilates.

“Aku suka yoga, aku juga ikut muay thai, pilates juga. Karena semua olahraga punya benefitnya sendiri. Yoga kan bagus untuk strength, pilates bagus buat tulang, aku udah coba semua. Kemarin aja aku olahraga sampai dua kali. Paginya crossfit malamnya aku yoga. Yoganya juga aku lebih ke yang acroyoga sih, acrobat yoga,” cerita Pevita, seperti dilansir Bintang, Selasa (15/11/2016)

Pevita Pearce (instagram)
Pevita Pearce (instagram)

Pevita merasakan banyak manfaat usai berolahraga muay thai salah satunya tubuhnya menjadi lebih fleksibel. “Manfaatnya lebih rileks. Kalau kecapean pikiran or something melarikan dirinya ke olahraga gitu. Aku juga ngerasain badan aku lebih fleksibel,” jelasnya

Selama berolahraga muay thai, Pevita beruntung tidak mengalami cedera lantaran ia didampingi pelatih profesional. “Nggak sih (cedera), karena ada instrukturnya. Dia tidak akan memberi gerakan yang tidak sesuai dengan kapasitas badan aku, membahayakan aku, dia juga udah expert jadi dia tidak akan membahayakan aku juga,” ucap Pevita

Pevita Pearce (Clear)
Pevita Pearce (Clear)

Selain rajin olahraga muay thai, Pevita juga menghindari makanan cepat saji demi menjaga kesehatannya. “Kenapa ya aku ada tumor payudara? Terus aku inget emang dari kecil aku suka makan fast food. Selain fast food aku juga suka makan cepat saji. Ternyata kayak makanan di goreng dan disimpen di freezer memang berbahaya,” tukas Pevita.

“Jadi aku menoba mengubah lifestyle aku karena kan tinggal di Jakarta tuh everything is in a rush. Kejar meeting jam 2, kita satu setengah jam sebelumnya udah jalan-jalan, padat dan segala sesuatunya. Kita jadi makan instan-instan. Tapi, itu berbahaya dan akhirnya aku belajar banyak dari itu,” tutupnya

(nha)