Karya seni pada umumnnya meliputi seni lukis, seni pahat atau seni musik. Namun, bagi dua seniman ini, karya seni bisa dibuat dari apa saja, termasuk sampah yang dinilai tidak berharga.

Dua Seniman asal Inggris, Tim Noble dan Sue Webster, menggunakan bahan yang luar biasa untuk membuat komposisi yang dibentuk sebagai kombinasi dari bayangan, cahaya, dan sampah. Bukan hanya sampah, namun mereka terkadang juga menggunakan bangkai hewan.

Bisa dilihat dari situs resmi milik mereka, karya mereka kebanyakan berupa karya seni bayangan yang terbentuk dari tumpukan sampah atau bangkai, seperti unggas yang mati, tulang binatang, mumi tupai alami, kayu tak terpakai, katak, bungkus rokok, dan puluhan sampah yang mereka temukan.

Menurut mereka, asal-usul dari proyek ini adalah deretan tupai mati yang mereka temukan sambil berjalan di pedesaan.”Semuanya berguna. Berjalan-jalan di pedesaan tidak berbeda dari berjalan melalui jalan-jalan London. Selalu ada banyak hewan yang mati dan tulang untuk dikumpulkan, yang kita memyebutnya sebagai ‘sampah negara kita’,” kata Webster dalam sebuah wawancara.

Dalam karir dua puluh tahun mereka, Tim Noble dan Sue Webster telah menciptakan sebuah kelompok menakjubkan dari anti-monumen dengan mencampur strategi gaya punk untuk membuat seni dari anti-seni dan patung modern. Karya-karya mereka fokus pada bentuk dan anti-bentuk, perpaduan berlawanan, pria dan wanita, budaya tinggi dan anti-budaya, seks dan kekerasan, serta kerajinan dan sampah.

Berikut ini karya-karya dari mereka berdua. (tom)