Ada orang baik, ada juga orang jahat. Biasanya, orang jahat memiliki sifat yang kejam dan tak kenal ampun terhadap siapa pun yang menghalanginya. Sifat seperti ini dimiliki oleh tokoh-tokoh sejarah yang berhubungan dengan pembantaian. Walau pun dikenal kejam dalam sejarah, rupanya mereka memiliki sisi manusiawi, yang jarang diperlihatkan pada publik. Dilansir dari Listverse, Senin (21/11/2016), berikut adalah 5 tokoh sejarah yang dikenal kejam namun memiliki sisi manusiawi,

1Joseph Stalin

Joseph Stalin (Listverse)

Joseph Stalin diduga bertanggung jawab atas pembantaian lebih dari 20 juta rakyatnya sendiri. Menurut data statistik, harapan hidup seseorang pada masa pemerintahannya cukup rendah. Namun kenyataan berkata lain. Selama masa pemerintahan Stalin, rata-rata rentang kehidupan masyarakat Rusia malah meninggkat dua kali lipat dari yang sebelumnya yaitu antara 32-68 tahun. Sebelum revolusi komunis, masyarakat Rusia hidup dengan kondisi yang mengerikan, yang mana mereka kebanyakan hanyalah petani. Stalin lah yang membuat mereka keluar dari gaya hidup seperti itu. Lalu dia menerapkan program kerja lima tahun yang berhasil layaknya sebuah keajaiban. Bahkan Stalin juga mencanangkan program kesehatan dan pendidikan gratis bagi semua orang.

2Genghis Khan

Genghis Khan (Listverse)

Genghis Khan meruakan pemimpin pasukan yang dikatakan bisa menaklukkan wilayah Asia. Dia dan pasukannya membunuh dengan kejam, memperkosa, dan merampok di setiap kota yang penduduknya menolak untuk berlutut kepadanya. Namun, hal itu hanya berlaku bagi musuh-musuh Genghis Khan saja. Mongolia yang dipimpin oleh Khan memastikan kebebasan beragama untuk semua orang dan bahkan membiarkan para pemimpin yang menganut agama Budha dan Muslim naik ke tingkat tertinggi di pemerintah Mongolia. Genghis Khan juga yang memulai salah satu layanan pos internasional pertama di dunia. jaringannya bisa mengirim surat dari Rusia ke China.

3Paus Alexander VI

Paus Alexander VI (Listverse)

Paus Alexander VI ini dikenal sebagia Paus paling kejam dalam sejarah. Dia adalah kepala keluarga dari House of Borgia, keluarga yang terkenal akan pesta sex (orgies) mereka, kekejaman yang tak manusiawi, dan penyalahgunaan kekuasaan kepausan. Namun bagi para pengungsi Yahudi, Paus Alexander VI adalah pahlawan. Pada tahun 1492, ketika orang-orang Yahudi diusir dari Spanyol, lebih dari 9 ribu orang Yahudi ini berjalan tanpa tujuan yang pasti, hingga akhirnya mereka sampai ke wilayah yang dikuasai oleh Paus. Alexander VI lalu mengundang mereka untuk masuk dan memberikan mereka perlindungan dan juga kebebasan untuk beragama.

4Mao Tse-tung

Mao Tse-tung (Listverse)

Selama pemerintahan Mao Tse-tung, Mao Tse-tung lebih banyak menewaskan rakyatnya sendiri daripada pemimpin lainnya dalam sejarah. Dia diketahui membawa kematian lebih dari 45 juta orang rakyatnya sendiri hanya dalam 4 tahun. Namun ternyata, pemerintahan Mao ini adalah pemerintahan yang jauh lebih baik dibandingkan pemerintahan sebelumnya. Sebelum Mao, sejarah China penuh dengan kekerasan dan kebrutalan. Ketika Mao berkuasa, perang akhirnya berhenti, dan China belum mengalami perang skala besar semejak itu. Mereka juga telah mengirim tentara keluar negeri untuk mendukung negara-negara lain dan untuk memadamkan negara yang sedang bergejolak. Terbentuknya Republik Rakyat China juga merupakan jasa dari Mao.

5Saddam Hussein

Saddam Hussein (Listverse)

Saddam Hussein merupakan musuh orang Amerika Serikat, karena selain telah melakukan kekejaman yang luar biasa, dia juga berambisi untuk memiliki senjata terkuat. Kenyataannya, Saddam memiliki pengaruh positif meningkatkan kehidupan sehari-hari di Irak. Di bawah Saddam, Irak mengembangkan beberapa universitas terbaik dan rumah sakit yang terbaik juga di wilayah Arab, bahkan rakyatnya bisa mendapatkannya secara gratis. Bahkan kemampuan baca tulis rakyatnya juga meningkat pesat. (tom)