5 Judul Album Terpanjang di Dunia, Bisakah Kamu Menghapalnya?

Ada saja kreasi para musisi untuk bisa menarik perhatian penikmat musik, dimulai dari dandanan yang unik, pernak-pernik keren, hingga memberikan judul album yang unik. Selain judul album yang sangat pendek, rupanya ada juga musisi yang memberi judul albumnya dengan judul yang sangat panjang sehingga sulit untuk diingat. Berikut adalah 5 album dengan judul terpanjang di dunia, seperti dilansir dari Hai-Onlinecom, Selasa (27/12/2016).

Judul: Cap’n Jazz – Burritos, Inspiration Point, Fork Balloon Sports, Cards in the Spokes, Automatic Biographies, Kites, Kung Fu, Trophies, Banana Peels We’ve Slipped On and Egg Shells We’ve Tippy Toed Over

Album dari Cap’n Jazz ini dirilis pada tahun 1995 dan berisikan 12 lagu, dengan durasi lagu secara keseluruhan tidak terlalu panjang seperti nama albumnya. Saking panjangnya, fans band emo asal Amerika Serikat tersebut menyebut album itu “Shmap’n Shmazz.”

Judul: Youthmovie Soundtrack Strategies – Hurrah! Another Year, Surely This One Will Be Better Than the Last; The Inexorable March of Progress Will Lead Us All to Happiness

Album ini adalah album milik band post-rock Youthmovie Soundtrack Strategies yang dirilis pada tahun 2004. Pada tahun 2005, album ini dirilis kembali dengan menambahkan dua lagu baru. Sama seperti judul albumnya, lagu-lagu di album ini juga berdurasi cukup panjang, minimal 6 menit.

Judul: Fiona Apple – When the Pawn Hits the Conflicts He Thinks like a King What He Knows Throws the Blows When He Goes to the Fight and He’ll Win the Whole Thing ‘fore He Enters the Ring There’s No Body to Batter When Your Mind Is Your Might so When You Go Solo, You Hold Your Own Hand and Remember That Depth Is the Greatest of Heights and If You Know Where You Stand, Then You Know Where to Land and If You Fall It Won’t Matter, Cuz You’ll Know That You’re Right

Judul album terpanjang berikutnya berasal dari album kedua penyanyi Amerika Serikat, Fiona Apple. Album ini sendiri dirilis pada tanggal 9 November 1999. Judul album yang panjang ini ternyata berasal dari puisi sang penyanyi setelah dia membaca surat bernada negatif tentang dirinya dalam sebuah majalah yang terbit pada bulan Desember 1997.

Judul: Soulwax – Most of the remixes we’ve made for other people over the years except for the one for Einst├╝rzende Neubauten because we lost it and a few we didn’t think sounded good enough or just didn’t fit in length-wise, but including some that are hard to find because either people forgot about them or simply because they haven’t been released yet, a few we really love, one we think is just ok, some we did for free, some we did for money, some for ourselves without permission and some for friends as swaps but never on time and always at our studio in Ghent

Pada Oktober 2007, album yang dirilis oleh Soulwax ini dinobatkan sebagai album dengan judul terpanjang di dunia. Album ini sendiri dirilis pada tahun 2007.

Judul: Chumbawamba – The Boy Bands Have Won, and All the Copyists and the Tribute Bands and the TV Talent Show Producers Have Won, If We Allow Our Culture to Be Shaped by Mimicry, Whether From Lack of Ideas or From Exaggerated Respect. You Should Never Try to Freeze Culture. What You Can Do Is Recycle That Culture. Take Your Older Brother’s Hand-Me-Down Jacket and Re-Style It, Re-Fashion It to the Point Where It Becomes Your Own. But Don’t Just Regurgitate Creative History, or Hold Art and Music and Literature as Fixed, Untouchable and Kept Under Glass. The People Who Try to ‘Guard’ Any Particular Form of Music Are, Like the Copyists and Manufactured Bands, Doing It the Worst Disservice, Because the Only Thing That You Can Do to Music That Will Damage It Is Not Change It, Not Make It Your Own. Because Then It Dies, Then It’s Over, Then It’s Done, and the Boy Bands Have Won

Pada tahun 2008, album dari grup Chumbawamba ini mengalahkan karya Soulwax sebagai album dengan judul terpanjang di dunia. (tom)

Written by Hutomo Dwi

Cowok penyuka Jepang, dari bahasa, musik, sampai film dan animenya.

Wajib Tahu! 5 Alasan Bumi ‘Terpilih’ Jadi Tempat Tinggal Manusia

Zaman Dahulu, Sendok Awalnya Bukan untuk Makan Tapi…