5 Keajaiban yang Dialami Nabi Muhammad Sepanjang Hidup

Nabi Muhammad SAW adalah manusia kesayangan Allah sepanjang masa dan tidak ada penggantinya hingga kini. Sebagai manusia yang paling dicintai, Allah senantiasa menjaga Rasul sepanjang hidupnya. Hari-hari yang dialami Nabi Muhammad SAW penuh dengan keanehan-keanehan yang sulit dicerna dengan logika. Seperti salah satunya adalah peristiwa Isra Miraj, dimana Rasulullah SAW â??diberangkatkanâ? oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa dan dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi hanya dalam waktu singkat. Meski tak masuk akal, peristiwa Isra Miraj ini bisa menjadi lebih rasional berkat Teori Relativitas dari fisikawan Albert Einstein.

Selain peristiwa Isra Miraj, berikut ini 5 kisah ajaib yang dialami Nabi Muhammad SAW sepanjang hidupnya, seperti dilansir jadiBerita dari berbagai sumber.

1. Kisah batu yang memberi salam kepada Rasulullah SAW

Ilustrasi batu (Islamidia)

Kisah pertama adalah batu yang memberi salam pada Nabi Muhammad. Kisah ini berawal ketika Rasulullah masih berada di Mekkah sebelum diangkat menjadi nabi. Saat itu, ada batu yang memberi salam kepada Nabi. Tentu saja hal ini menjadi unik dan aneh, sebab batu adalah benda mati yang tidak bisa berbicara.

Rasulullah SAW mengetahui tentang batu tersebut, akan tetapi beliau dan para sahabat tidak ada yang pernah berpikir untuk memungut atau membawa pulang batu tersebut. Mereka tidak pernah berpikir untuk dijadikan penangkal atau alat terapi jika beliau sakit.

Dari sahabat Jabîr bin Samrah, ia berkata bahwa Rasulullâh Shallallahu â??alaihi wa sallam telah bersabda: â??Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Mekah memberi salam kepadaku sebelum aku diangkat menjadi nabi. Sesungguhnya aku mengetahuinya sampai sekarangâ? [HR. Muslim]

2. Kisah tiang masjid yang menangis

Tiang Masjidil Haram (Masjidilharam)

Kisah berikutnya datang dari tangisan tiang masjid yang terbuat dari batang kurma. Dari Jâbir bin Abdillâh ia berkata: â??Jika Rasulullah berkhutbah beliau bersandar kepada batang kurma di salah satu tiang masjid. Tatkala mimbar telah dibuat dan beliau duduk di atasnya, tiang tersebut menangis bagaikan rintihan seekor onta, semua orang yang ada dalam masjid mendengarnya. Lalu Rasulullah turun dan mengusapnya, barulah ia diamâ?.

Dalam hadist ini dijelaskan bahwa tiang itu merasa sedih karena Rasulullah tidak lagi menjadikan dirinya sebagai sandaran. Mendengar tangisan tiang tersebut, Rasulullah mengusapnya agar berhenti. Namun tidak untuk mencari keberkahan darinya.

3. Kisah pohon yang berjalan ke Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi pohon (Riset)

Dari Yaâ??la bin Murrah ats-Tsaqafy, ia berkata: â??Ketika kami bersama Nabi Shallallahu â??alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan, kami berhenti di suatu tempat, lalu Nabi Shallallahu â??alaihi wa sallam tidur. Tiba-tiba datang sebatang pohon berjalan membelah bumi sampai menaungi Nabi Shallallahu â??alaihi wa sallam. Kemudian ia kembali lagi ke tempatnya semula. Tatkala Rasulullâh Shallallahu â??alaihi wa sallam bangun, aku sebutkan hal tersebut kepada beliau. Beliau berkata: â??Ia adalah pohon yang meminta izin pada tuhannya untuk memberi salam padaku, lalu Allah Azza wa Jalla mengizinkannyaâ??.

4. Kisah pohon yang merunduk dan menaungi Nabi Muhammad SAW

Pohon tempat berteduh Nabi Muhammad SAW (Boredpanda)

Kisah ini terjadi saat Rasulullah masih berumur sekitar 12 tahun. Saat itu Rasulullah dan paman beliau Abu Thalib dalam perjalanan ke negeri Syam. Ketika keduanya dalam perjalanan, mereka senantiasa dinaungi oleh awan. Ketika keduanya berhenti di sebuah tempat, di dekat rumah seorang Rahib (pendeta), beliau Shallallahu â??alaihi wa sallam disuruh paman beliau untuk menunggu barang dagangannya di pinggir jalan.

Tiba-tiba saja Rahib tersebut melihat sebatang pohon merunduk ke arah Nabi Shallallahu â??alaihi wa sallam dan menaunginya dari panas terik matahari. Saat melihat hal tersebut, Rahib berkata dalam hatinya: â?Sesungguhnya ini tidaklah terjadi kecuali pada seorang Nabi.â?

Lalu Rahib itu mengajak mampir ke rumahnya, dan menyuruh Abu Thalib membawa Nabi Shallallahu â??alaihi wa sallam cepat-cepat pulang ke Mekah. Ia berkata: â?Anak ini akan memiliki kemulian, jika orang-orang Yahudi mengetahuinya maka mereka akan membunuhnya.â? Rahib itu mengetahui hal itu dari kitab Taurat dan Injîl yang dimilikinya.

5. Kisah unta yang berbicara kepada Nabi Muhammad SAW

Unta (Duniatimteng)

Dari Yaâ??la bin Murrah Ats Tsaqafy, ia berkata: â?Ketika kami bersama Nabi Shallallahu â??alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan. Kami melewati seekor unta yang sedang diberi minum. Tatkala unta tersebut melihat Nabi Shallallahu â??alaihi wa sallam, ia mengeluh dan meletakkan lehernya. Lalu Nabi Shallallahu â??alaihi wa sallam berdiri dekatnya dan bertanya: â?Mana pemilik onta ini?â? Lalu datanglah pemiliknya, dan Nabi Shallallahu â??alaihi wa sallam berkata: â?Juallah ia padaku!â? Lalu pemiliknya menjawab: â?Kami hadiahkan padamu ya Rasulullah. Ia adalah milik keluarga yang tidak memiliki mata pencaharian selain onta ini.â? Rasulullah Shallallahu â??alaihi wa sallam berkata: â??Sesungguhnya ia telah mengadukan tentang banyak bekerja dan kekurangan makanan, maka berbuat baiklah kamu kepadanyaâ?. (tom)

Pembaca Lain Juga Suka Dari Penulis

Apa Komentarmu

Loading...