Iseng Ikut Puasa, Wanita Non Muslim Ini Akhirnya Masuk Islam

Bagi Ayesha Siddiqa, 29 tahun, Ramadan memiliki pesona tersendiri. Bulan Ramadan telah mengubah hidupnya. Dia mengenal Islam dan menjadi mualaf setelah belajar berpuasa Ramadan.

Kisah hidup Ayesha bermula ketika Ramadan 2013. Ayesha yang berpindah dari India ke Uni Emirat Arab (UEA) ingin merasakan puasa Ramadan. Ini karena Ayesha melihat beberapa kawannya menjalankan ibadah puasa. Dia lalu mencoba rasanya puasa bersama dengan beberapa temannya.

“Ramadan sangat spesial bagi saya karena ini adalah hal pertama yang menarik saya mempelajari Islam. Saya tinggal di sini bersama teman-teman saya dan saat Ramadan tiba, saya melihat mereka sahur, puasa sepanjang hari, berdoa, dan berbuka bersama di waktu senja. Saya tertarik dan kemudian memutuskan untuk berpuasa dengan mereka,” kata Ayesha seperti dikutip dari Khaleej Times, Jumat (16/6/2017).

Sejak perkenalan di bulan Ramadan 2013 cinta Ayesha kepada Islam mulai tumbuh. Dia menyebut perkenalan itu sebagai titik balik. “Cinta untuk Islam berakar di hati saya selama bulan suci ini empat tahun yang lalu. Meskipun saya memulai berpuasa bukan sebagai pemeluk Islam. Kini merupakan Ramadan ketiga saya sebagai seorang Muslim, Alhamdulillah,” ucap dia bersyukur.

Ayesha Siddiqa dan suaminya Mohammed Umer (Khaleej Times)

Perubahan pertama yang Ayesha rasakan setelah memeluk Islam adalah gaya pakaiannya. Dia mengatakan sejak pertama kali mengenal Islam, dia mulai mengenakan pakaian yang tertutup dan sopan.

Selama mempelajari Islam, ada kisah menarik yang didapatkan Ayesha. Saat Lebaran tiba, dia mempraktikkan gerakan salat. “Kesalahan pertama saya ialah tidak tahu apa yang akan dibaca di dalamnya,” ucap dia.

Ayesha mengatakan dia telah menjadi orang yang jauh lebih disiplin setelah Ramadan pertamanya. “Saya belajar nilai berbagi, merawat orang lain, disiplin waktu selama Bulan Suci.”

Setelah Ramadan selesai, Ayesha mulai membaca dan belajar lebih banyak tentang Islam. Dua bulan setelahnya, Ayesha memeluk Islam.

Kini prioritas utama Ayesha adalah terus mempelajari Islam. Dia mengatakan akan memperbanyak amalan setiap Ramadan datang. “Percayalah, bulan suci Ramadan adalah bulan di saat doa-doa Anda dijawab. Dahulu saya meminta Tuhan untuk menormalkan hubungan saya dengan keluarga di India. Di lain waktu, saya meminta kepada Allah untuk seorang suami Muslim yang taat dan Alhamdulillah, saya mendapatkannya.”

Kini Ayesha telah menikahi pria Pakistan, Mohammed Umer. Mereka merencanakan pernikahan beberapa bulan sebelum Ramadan datang. Ayesha menolak perbedaan visi politik India dan Pakistan yang kerap memanas. “Muslim adalah Muslim di manapun di seluruh dunia.” (tom)

Pembaca Lain Juga Menyukai Kiriman Penulis

Comments

Loading...