Dont be Captious

Coba 5 Trik Ini Agar Kamu Bisa Punya Rumah Di Usia 20-an

Masih muda sudah punya rumah pribadi, apalagi jika kamu masih berusia kisaran 20 tahun, siapa yang tidak mau? JB’ers juga tentu tertarik bukan. Ternyata usia 20 bukan hanya bisa menghamburkan uang untuk bersenang-senang. Kamu juga bisa mulai memikirkan masa depan. Salah satunya, memiliki rumah pribadi.

Kamu bisa mulai merencanakan rumah seperti apa yang kamu impikan dan cara mewujudkannya satu per satu. Kamu akan mulai berhemat atau melakukan investasi. Nah, untuk mendukung melengkapi impian kamu memiliki rumah di usia 20 tahun, JadiBerita melansir dari rumah123.com dan merangkumnya buat kamu.

1. RutinTabung 25% penghasilan bulanan kamu Sejak awal kamu bekerja

Menabung (blogspot.com)

Kamu sudah bekerja? Sisihkan 25% dari penghasilanmu setiap bulannya untuk ditabung. Jika kamu berpenghasilan 3.500.000, kamu sisihkan 25% dari penghasilan tersebut sehingga kamu menyimpan sekitar 875.000 setiap bulannya. Pastikan tabungan itu tidak diganggu gugat, tidak tersentuh, atau terpakai sedikit pun. Kamu harus memiliki komitmen yang tinggi untuk menjalani program menabung ini. Mulailah berhemat dengan pengeluaran kamu. Jika ada pengeluaran yang bisa kamu pangkas, kamu harus berusaha menekan seminimal mungkin pengeluaran kamu. Usahakan untuk tidak mengeluh, karena ini adalah usaha kamu untuk mewujudkan mimpi kamu dengan lebih cepat.

Kamu juga bisa menyimpan pemasukan dari tunjangan yang kamu dapat, seperti tunjangan hari raya, lemburan, dan bonus tahunan untuk digabungkan ke tabungan yang kamu miliki. Kamu tetap boleh bersenang-senang, tapi kamu harus mengingat bahwa kamu sedang menabung untuk kebutuhan kamu di masa depan.

 

2. Cari rumah yang dp-nya cukup dengan tabungan yang kamu miliki

Cari Rumah (blogspot.com)

Jika kamu sudah mulai menabung, setahun atau dua tahun, dan kamu merasa tabungan itu sudah cukup, coba cari rumah dengan dp yang sesuai keuanganmu. Kamu bisa mulai berburu perumahan dengan menanyakan kepada teman, misal, “ada perumahan baru gak nih? yang dp-nya murah aja.” Jika kamu merasa sungkan, coba cek perumahan murah melalui internet, kamu juga bisa muter-muter mencar info atau survey ke kantor pemasarannya sekalian.

Biasanya pihak developer akan mematok DP sekitar 15–20 % dari harga perumahan yang hendak kamu beli. Tak usah kawatir jika kamu sudah mempersiapkannya dari awal. Jika kamu ingin membeli rumah dengan kisaran harga 250 juta rupiah, kamu harus tahu jika 15% dari harga perumahan tersebut, yaitu 37.500.000 adalah DP yang kamu bayarkan.

3. Jangan memikirkan jauh dekat pikirkan saja kamu harus punya rumah

Perumahan (caramudahpunyarumah.com)

Jika kamu mementingkan kedekatan jarak dengan rumah yang kamu tinggali saat ini, jangan bermimpi akan memiliki rumah impian dengan cepat dan mudah. Jika rumah kamu berada di pusat kota, tentu harga yang ditawarkan developer sangat tinggi. Dan tabungan kamu akan sulit mencapai itu.

Jangan pikirkan jauh dekat rumah yang akan kamu beli. Anggap saja kamu akan berinvestasi. Ya, memang itu maksud yang ingin disampaikan di sini. Cari perumahan dengan DP minim agar kamu dengan mudah menyicilnya.

4. Setelah beberapa tahun menyicil, kamu bisa jual rumah itu

Rumah (economy.okezone.com)

Langkah selanjutnya setelah kamu memiliki rumah atau sudah masuk tahap pencicilan beberapa tahun, kamu bisa jual rumah itu. Tetapi, sebelumnya kamu tetap harus menyisihkan penghasilan kamu yang 25% itu setiap bulannya untuk mencicil rumah yang kamu ambil. Jika sudah memasuki waktu yang kamu targetkan jual rumah tersebut untuk membeli rumah yang lebih besar atau lebih dekat dan sesuai dengan keinginan kamu.

5. Hasil penjualan bisa dijadikan dp untuk rumah yang lebih besar

Perumahan (liputan6.com)

Setelah kamu menjual rumah tersebut, hasil penjualannya bisa kamu jadikan DP untuk rumah yang lebih besar atau lebih sesuai dengan keinginan kamu. Jika kamu hendak berkeluarga, rumah yang diawal kamu beli tentu sudah memerlukan perluasan. Tentunya kamu memerlukan kamar yang lebih banyak dan ruang tamu yang lebih luas.Untuk itu, ada bagusnya jika kamu menjual rumah sebelumnya dan membeli rumah baru yang sesuai kriteria kamu tersebu.

Dengan lokasinya yang strategis, mudah dijangkau, dan memiliki prospek cerah, kamu dapat menjual atau menyewakan rumah pertamamu dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga belimu dulu. Kamu pun bisa sukses mendapatkan rumah baru yang lebih layak untukmu dan keluargamu kelak.

Gimana JB’ers? Harus tergiur dong memiliki rumah pribadi di usia 20-an. Nah, untuk mendukung keinginan kamu ini kamu harus benar-benar memiliki tekad yang kuat JB’ers. Pastikan kamu tidak tergiur dengan hal-hal yang bersifat gaya hidup.

Apa Komentarmu
Loading...