Don't be Captious

5 Bukit Kapur Eksotis di Indonesia Ini Dijamin Bikin Kece Timeline Instagram Kamu

Bukit Jaddih di Madura (@sylviichan)

Sebagian besar orang yang akan berlibur akan mencoba berselancar terlebih dahulu di dunia maya, terutama instagram untuk mencaritahu tempat atau lokasi mana yang cocok dijadikan rekomendasi. Dari foto-foto yang ada di instagram, JB’ers bisa tahu apakah wisata tersebut sangat menarik serta popular saat ini. Belakangan, sedang ada tren wisata ke bukit kapur yang marak diupload di instagram. Bukit kapur pada awalnya bukanlah tempat wisata, tapi merupakan bekas tambang batu kapur yang sudah ditinggalkan alias tidak digunakan. Bentuk landscapenya yang unik membuat pemandangannya saat diabadikan lewat kamera menjadi sangat instagramale. Coba saja lihat lima bukit kapur eksotis di Indonesia yang sudah dirangkum oleh JadiBerita ini!

1. Bukit Kapur Sekapuk di Gresik

Bukit Kapur Sekapuk di Gresik (@wonderfulnusantara)

Bukit  kapur seluas 3-4 hektar ini konon pada awalnya merupakan pegunungan kapur yang sudah ada sejak tahun 1950-an. Para penduduk lokal yang menambang batu kapur di sini selama berpuluh-puluh tahun membuat bentuk pengunungan kapur berubah menjadi tebing serta lorong-lorong yang terlihat artistik untuk difoto. Datanglah saat sore karena pemandangan sunset dari atas bukit ini terlihat sangat cantik loh. Bukit Kapur Sekapuk yang berlokasi di Sekapuk, Ujungpangkah-Gresik ini masih belum ada yang mengelola secara resmi, sehingga kamu perlu mengeluarkan biaya tiket masuk.

2. Bukit Panjalin di Sumenep

Bukit Panjalin di Sumenep (@ipheyrifa)

Bukit Panjalin merupakan bekas tambang kapur yang berada di Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Sumenep-Madura. Warnanya yang putih seperti susu ini membuatnya dijuluki juga dengan nama Bukit Kapur Batu Putih. Lokasi wisata yang terbentuk secara tidak sengaja atau bisa dibilang terbentuk secara alami ini memiliki tinggi yang bervariasi mulai dari 5 hingga 10 meter. Bentuknya seperti pilar-pilar tinggi yang bertingkat. Untuk mencapai bagian paling atas, kamu harus menaiki berpuluh-puluh anak tangga. Tapi tenang saja JB’ers, ketika sudah sampai di atas, pasti tangan kamu langsung ingin berfoto-foto. Bukit Panjalin ini juga tidak memungut biaya masuk loh.

3. Bukit Jaddih di Bangkalan

Bukit Jaddih di Madura (@bukitjaddih.bangkalan)

Kalau bukit yang satu ini sangat terkenal akan kolam birunya yang terletak tepat di bagian tengah perbukitan kapur. Kolam biru yang dijuluki ‘Gua Potte’ ini terbentuk secara alami. Di sini, kamu bisa melakukan banyak kegiatan. Tak hanya berselfie ria, tapi juga naik rakit bambu mengelilingi kolam, serta tiduran di hammock yang bisa kamu temukan di bagian puncak bukit. Bukit Jaddih berlokasi di Desa Jaddih, Kabupaten Bangkalan-Madura. Meski buka 24 jam, Bukit Jaddih lebih bagus dikunjungi saat pagi hingga siang hari karena masih ada aktivitas penambangan di sini. Untuk dapat memasuki kawasan Bukit Jaddih, kamu harus membayar tiket masuk seharga Rp 5.000.

4. Bukit Kapur Arosbaya di Madura

Bukit Kapur Arosbaya di Madura (@efendi_epeng)

Masih di daerah Madura, kamu bisa mendatangi Bukit Kapur Arosbaya atau yang juga disebut dengan Bukit  Kapur Aermata. Suasananya memang agak sedikit berbeda dengan bukit kapur lainnya karena warna tebing bukitnya didominasi dengan warna kecoklatan yang mengingatkan kita akan tebing-tebing yang ada Green Canyon, Amerika. Area di sekitarnya juga lebih hijau karena ada banyak pohon serta rumput yang tumbuh dengan subur di sini. Bukit Kapur Arosbaya tepatnya terletak di Desa Buduruan, Kecamatan Arosbaya, Plalangan-Madura. Untuk biaya masuknya, kamu hanya dikenakan Rp 5.000 saja.

5. Tebing Breksi di Yogyakarta

Bukit Kapur Breksi di Jogja (@rezekyyvs)

Bukit kapur terakhir ini dinamakan Tebing Breksi karena tingginya yang menyerupai tebing. Seperti bukit kapur yang lainnya, Tebing Breksi awalnya berasal dari bukit kapur biasa yang kemudian terkikis akibat aktivitas penambangan bahan material sejak tahun 1980. Tebing Breksi ini memiliki spot unik yang pastinya bisa menyita pandangan mata kamu saat datang ke sini, yakni adanya ukiran naga yang sangat besar di samping tangga yang dibuat oleh para pengrajin lokal. Untuk dapat menikmati wisata ini, kamu tak perlu merogoh kocek alias gratis. Tapi kamu harus membayar uang parkir skeitar Rp 5.000-Rp 10.000. Tebing Breksi yang berada di Sambirejo, Prambanan ini buka setiap harinya sehingga kamu bisa kapan saja datang ke sini ya JB’ers!

Kece-kece khan JB’ers panorama yang ditawarkan bukit-bukit kapur di atas? Wisata di atas ini membuktikan kalau liburan itu bisa dilakukan dengan biaya yang murah meriah. Tunggu apalagi, langsung datang ke salah satu tempat di atas yuk! (jow)

Mereka Juga Suka Berita Ini
Apa Komentarmu
Loading...