Don't be Captious

Mengenal Mandy Purwa, ‘Ibu’ Startup Bagi Millenials yang Berambisi Ubah Coding Lebih Asyik

Nama Mandy Madeline Purwa Hartono memang layak disebut sebagai ‘Ibu Startup‘. Di usianya yang terbilang muda, ia sukses menelurkan founders startup berbasis IT yang telah menjalani pendidikan intensif di sekolah startup. Mandy berkisah dirinya punya misi untuk mengubah citra sekolah teknologi informasi yang tadinya memiliki terkesan menjadi tempat bagi para kaum ‘geek‘ menjadi lebih menyenangkan. Enam tahun lalu, Mandy lantas bergabung di perusahaan milik ayahnya, Purwadhika IT Entrepreneur School (Purwadhika Startup dan Coding School).

Purwadhika, seperti dikutip dari Tempo, awalnya merupakan lembaga pelatihan teknologi informasi yang menawarkan program pendidikan di bidang hardware design, software design, dan network & communication design untuk para insinyur muda, lembaga-lembaga pemerintahan, perusahaan nasional, internasional, dan juga kepada masyarakat luas yang ingin belajar lebih dalam tentang dunia komputer.

Instagram

Di tangan Mandy-lah, Purwadhika dipoles lebih kekinian dan cocok bagi para millenials dan pengusaha muda. Dia bertekad menjadikan Purwadhika sebagai institusi pendidikan yang fokus di dunia startup, dan mendorong agar para calon founders startup belajar coding skill sebelum lanjut ke tahap inkubator. Apalagi, coding merupakan kekuatan bagi perusahaannya itu, mengingat sang Ayah Purwa Hartono adalah seorang software engineer ternama lulusan dari University of Southern California, Amerika Serikat dan masih sering mengajar di lembaga pelatihan tersebut.

Berbagai strategi pun mulai dipopulerkan oleh dara kelahiran 15 Januari 1988 tersebut, di antaranya dengan menerapkan pemasaran digital dan memperbanyak kegiatan edukasi di lokasi yang sesuai dengan segmen Purwadhika.

“Kami membuat acara ke kampus-kampus, lalu di co-working space. Kami bikin workshop misalnya cara belajar beriklan di Instagram, search engine optimization. Jadi banyak build event,” kata lulusan Binus University International jurusan pemasaran tersebut seperti melansir dari SWA.

Tak hanya citra yang diubah, Mandy juga sukses menyulap sistem pengajaran di Purwadhika. Pasalnya, Mandy berusaha merancangnya dengan praktis dengan menitikberatkan pada praktik dan simulasi serta mentoring. Dengan demikian, orang yang tak punya latar belakang pendidikan teknologi informasi sekalipun bisa belajar pemrograman dari nol di lembaganya. Keren, bukan?

Berkat kerja keras Mandy, Purwadhika IT Entrepreneur School kini telah memiliki sekurang-kurangnya empat startup dengan portofolio klien yang dapat dibanggakan, seperti CIMB Niaga, Puyo Dessert, Sour Sally, Tony Moly, dan sejumlah klien besar lainnya.

Buat kamu yang pengen belajar coding dan IT di Purwadhika, kamu perlu merogoh kocek dari Rp15 juta hingga Rp25 juta untuk program pelatihan selama 6 bulan. Sejauh ini, sebanyak 300 siswa setiap tahunnya sangat beragam, dari lulusan SMA, mahasiswa, sampai orang yang mau pensiun dan berniat mendirikan startup, menjadi siswanya.

Oh, ya, selain cerdas dalam mencapai misinya menjadi Ibu ‘Startup’, Mandy juga punya segudang talenta lain, salah satunya bernyanyi dan bermain piano. Dia juga menciptakan lagu yang berjudul Bersamamu, sudah buatkannya video klip secara profesional dan diunggah ke YouTube. Sukses terus, ya, Mandy!

(rei)

Mereka Juga Suka Berita Ini
Apa Komentarmu
Loading...