Seperti Islandia, Ada Wisata Romantis Menginap Dalam Bola Bubble Bali yang Jadi Berita

Nama Pulau Bali memang sudah terkenal hingga ke mancanegara. Pulau Dewata ini tidak pernah sepi dari wisatawan, baik itu lokal maupun asing. Kenapa orang-orang sangat suka berwisata ke Bali? Ada banyak alasan kenapa pariwisata Bali bisa sangat popular. Baik itu karena kebudayaan adat istiadatnya yang kental hingga pemandangan alamnya yang masih sangat asri dan indah seperti gunung, bukit, laut, dan pantai. Tak heran jika Bali menjadi destinasi wisata favorit pasangan yang akan berbulan madu karena tempat-tempatnya sangat romantis.

Bubble Hotel di Bali (IG @gustindra)

Belakangan ini di instagram sedang heboh postingan hotel yang berbentuk bola bubble yang ada di Bali. Hotel yang bernama The Bubble Hotel Bali ini merupakan hotel yang menyediakan kamar berbentuk bola transparan seperti gelembung sabun raksasa. The Bubble Hotel Bali ini sebenarnya sudah dibuka mulai akhir tahun 2017 yang lalu. Tapi kepopulerannya masih terkenal hingga sekarang. Konsep menginap dalam gelembung raksasa ini sebenarnya mengadopsi dari hotel gelembung yang ada di Islandia. Bedanya adalah jika di Islandia, bola bubblenya terletak di tengah hutan, di Bali ini bola bubblenya terletak di pinggir pantai.

Bubble Hotel di Bali (IG @t0m_li)

The Bubble Hotel Bali paling sering dipesan untuk bulan madu karena suasananya yang sangat romantis. Posisi kamar bubble yang ada di pinggir pantai dengan latar perbukitan yang hijau membuat kamu dan pasangan serasa berada di dunia milik kalian berdua tanpa ada gangguan dari siapapun. Ketika malam, kamu dan pasangan bisa memandang gemerlapnya bintang-bintang di langit secara langsung dari luar maupun dalam kamar karena gelembung bola ini transparan. Lalu bagaimana kalau ingin ganti baju? Tenang JB’ers, ada kain tirai penutup yang bisa kamu gunakan ketika akan berganti baju.

Bubble Hotel di Bali (IG @molooooooo)

The Bubble Hotel memiliki jumlah kamar yang terbatas dengan jarak antar kamar sekitar 300 meter sehingga privasi kamu dan pasangan akan sangat terjaga. Fasilitas yang ditawarkan adalah ranjang berukuran king size, listrik, air blower, toilet, dan shower. Berhubung kosepnya adalah menginap di alam terbuka, maka toilet dan shower di sini pun dibuat tanpa dinding pembatas. Takut diintip? Takut ada hewan yang berkeliaran? Justru di sinilah serunya. Tapi kamu tak perlu khawatir karena toilet serta showernya disembunyikan di semak-semak yang tertata rapi kok. Selain itu, kamu juga bisa menikmati BBQ di alam terbuka, voley beach, big blow bubble, flying kite, dan beragam aktivitas lainnya.

Bubble Hotel di Bali (IG @justgobali)

Selain bentuknya yang unik, ada hal unik lainnya yang perlu JB’ers tahu. Lokasi The Bubble Hotel Bali sangat dirahasiakan sehingga kamu tidak bisa mengetahui lokasi secara pastinya. Loh kok mau menginap tapi tidak tahu lokasinya? Pihak pengelola baru akan memberitahu lokasi The Bubble Hotel Bali tempat kamu akan menginap setelah kamu melakukan pemesanan melalui situs www.airbnb.co.id. Setelah kamu memesan, pihak hotel akan mengirimkan lokasi yang bisa kamu lacak lewat GPS. Ketika sudah sampai di lokasi yang ditentukan, nantinya kamu akan diantar oleh pihak pengelola hotel ke kamar bubble.

Bubble Hotel Bali (IG @travellerindokece)

Perjalanan menuju kamar bubble cukup menguras tenaga karena kamu harus melalui hutan-hutan yang lebat untuk turun gunung. Jalanan menuju ke sana juga tidak diaspal alias masih tanah sehingga kamu serasa sedang tracking. Perjalanan dari titik temu ke kamar bubble kurang lebih 20-30 menit. Disarankan jika kamu datang sebelum matahari terbenam karena jalanan menuju lokasi tidak ada penerangan sama sekali. Ada peraturan wajib yang berlaku di sini yakni kamu tidak boleh membocorkan lokasi The Bubble Hotel secara detail karena pihak hotel ingin privasi tamu tetap terjaga. Sebagai patokan, menurut orang-orang yang sudah menginap di Hotel Bubble ini, jarak hotel sekitar 36-40 km dari kawasan Canggu. Kalau dari Jimbaran, kira-kira 20-30 menit perjalanan. Untuk menginap di sini, kamu harus mengeluarkan kocek mulai dari Rp 1.300.000- Rp 2.000.000 per malamnya.

Bubble Hotel Bali (IG @toneoraini)

Lalu ada beberapa hal lain yang harus kamu perhatikan nih JB’ers. Bawalah pakaian seperlunya karena semakin berat barang bawaan kamu, maka kamu akan semakin lelah untuk melakukan perjalanan menuju lokasi. Masukkan barang-barang ke dalam kamar bubble, jangan dibiarkan di luar karena di sana sering ada monyet yang berkeliaran sehingga takutnya barang bawaan kamu dibawa kabur sama monyet. Jangan lupa untuk menutup pintu agar balon bubble tidak mudah kempes. Di sana tidak ada warung atau toko sehingga kalau ingin makan, kamu wajib memesan saat reservasi. Pihak pengelola hotel akan standby hingga pukul 19.00 malam saja, setelah itu kamu akan dibiarkan sendirian. Jadi kalau ada yang kamu perlukan, mintalah pada pihak hotel sebelum jam 19.00.

Bagaimana JB’ers, ada banyak keunikan yang ditawarkan penginapan ini bukan? Apakah kamu akan mencobanya saat berlibur bersama dengan pasangan?

(rei)

Mereka Juga Suka Berita Ini
Apa Komentarmu
Tunggu Dong...