Bangga, Kain Tenun NTT Mendunia Setelah Tampil di Paris Fashion Week 2018

Ajang pagelaran mode bergengsi di dunia, Paris Fashion Week 2018 baru saja berlangsung di Paris, Prancis pada 27 Februari hingga 6 Maret 2018 lalu. Untuk tahun ini, desainer Indonesia pun nggak ketinggalan untuk unjuk gigi di ajang mode tersebut. Dia adalah Julie Sutrisno Laiskodat, pemilik butik LeViCo yang turut menampilkan karyanya di panggung dunia. Julie bersama LeVico menghadirkan busana tenun NTT dari tiga daerah, yakni tenun asal Sabu, Rote dan Alor.

Para model mengenakan tenun NTT (Instagram)

Dilihat dari akun Instagram milik Julie, istri dari calon Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ini terlihat memposting beberapa kegiatannya dalam acara Paris Fashion Week 2018. Mulai dari briefing bersama Team Paris Fashion Week hingga fitting bersama model.

Menurut akun Facebook resmi LeViCo, sebanyak 18 koleksi busana tenun NTT yang telah dimodifikasi menjadi busana khusus musim dingin dibawakan oleh model-model internasional dari berbagai negara. Julie, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa koleksi busana tenun NTT ini cocok untuk digunakan semua etnis, serta tenun NTT cocok pula untuk dijadikan sebagai busana musim dingin di Eropa.

Para model yang memeragakan busana tenun NTT di Paris Fashion Week (Instagram)

Bukan tanpa tema, Julie membawa tenun NTT dalam pagelaran yang mengambil judul “Heritage NTT” di bawah tema “Women Empowerment” dari Paris Fashion Week 2018. Ditampilkan di Intercontinental Le Grand Paris, Sabtu, 3 Maret 2018 pada pukul 19.00 waktu setempat, pagelaran ini sukses memukau mata pengunjung dengan koleksi busana tenun NTT yang dibawakan para model. Terlebih lagi, fakta bahwa tenun yang ada dibuat dengan tangan (handmade) oleh para perajin membuat decak kagum penonton semakin meninggi.

Salah satu penampilan tenun NTT di Paris Fashion Week (Instagram)

Lebih lanjut lagi, pihak penyelenggara Paris Fashion Week mengungkapkan keinginannya untuk menampilkan tenun NTT dalam dua ajang mode lainnya, yakni London Fashion Week dan Milan Fashion Week di bulan September dan Oktober hingga November 2018 mendatang. Ini tentunya menjadi salah satu kesempatan emas untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia ke mata dunia, sekaligus menunjukkan betapa kaya dan eksotis tenun khas Nusa Tenggara Timur.

Julie Laiskodat (kiri) bersama salah satu model di Paris Fashion Week 2018 (Facebook)

Semoga saja nanti lebih banyak lagi produk asli Indonesia, baik itu produk tradisional maupun modern, yang bisa mendunia. Dengan begitu, negara Indonesia nggak akan lagi dipandang sebelah mata. (tom)

Mereka Juga Suka Berita Ini
Apa Komentarmu
Tunggu Dong...