Ini Kronologi Perkosaan UGB Versi Korban


Korban Ustad Guntur Bumi (UGB) berinsial NA alias R awalnya mencoba melakukan pengobatan ke klinik pengobatan milik (UGB). Namun, bukan diobati, ternyata R justru mendapat perlakuan tindak menyenangkan. Ia dilecehkan oleh UGB.

“Ya di dalam ruangan UGB ingin mengobati saya, tapi di situ ada pelecehan yang tidak wajar. Memegang kemaluan,” kata R, seperti dikutip Kapanlagi, Jumat (21/3/2014)

Dalam proses pengobatan yang dilakukan UGB, R disuruh membuka celana dalam keadaan mata tertutup. “Saya datang dua kali. Jadi pada dasarnya penyakit saya ada di paha. Ada sarung, saya disuruh buka celana, saya nurut saja karena sakit saya di paha. Mata saya diikat pakai kain, dibuka celana dalam, aku pikir kan mau diobati, aku disanderin di tembok, lalu lakukan hal yang nggak wajar,” tuturnya.

Ia mengaku yakin betul jika UGB adalah pelaku pelecehan seksual atas dirinya, meski ia tidak mengetahui UGB dalam keadaan telanjang atau tidak. “Kan mata saya ditutup. Tapi saya rasakan apa yang dia lakukan. Saya tahu itu UGB, sebelum diikat matanya, kita kan tatapan,” ucap R.

Saat itu, R tidak berani berontak atau menceritakan kejadian tersebut ke orang-orang dekatnya dengan alasan tertentu. “Dipikir akan dibekam, tapi ternyata tidak. Bukan pasrah, saya takut juga. Serba salah,” ujar R.

“Berontak sih. Saya ngerasa kok seperti ini, saya serba salah, saya kedua kali terus terang ke mama, saya takut nanti ramai. Saya juga punya calon suami yang harus saya jaga perasaannya,” lanjutnya.

Selain mengalami pelecehan seksual, R yang ingin melakukan pengobatan pun juga dimanfaatkan secara finansial oleh (UGB). Dia harus membayar Rp 6 juta, yang dibayar dua kali.

“Pertama Rp 6 juta, pertama saya kasih Rp 1,5 juta, separuhnya bisa bayar di rumah, kita bayar Rp 4,5 juta di rumah. Terus pas kedua minta lagi Rp 7 juta, tapi kami nggak kasih. Karena saya nggak dibekam,” tandas R. (nha)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
60
Love
OMG OMG
50
OMG
Yaelah Yaelah
80
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
70
Keren Nih
Ngakak Ngakak
100
Ngakak