Aneh, Korban Perkosaan Malah Ikut Dihukum Bersama Pelakunya


Korban perkosaan biasanya tidak mendapatkan hukuman apapun bila melaporkan dirinya telah diperkosa. Namun perlakuan berbeda justru harus dialami oleh wanita Etiopia yang satu ini.

Pada bulan Agustus 2013 lalu, seorang wanita berusia 19 tahun yang sedang hamil di Etiopia dibawa ke sebuah tempat kosong dan diperkosa ramai-ramai oleh sekelompok pria. Seperti yang dilansir oleh thedailybeast.com, seorang petugas polisi datang setelah aksi perkosaan tersebut. Polisi tersebut melihat sang korban putus asa dan menangis tetapi tidak membuat laporan atas kejadian tersebut, karena saat itu adalah hari libur nasional dan kantor polisi tutup.

Para pemerkosa rupanya merekam aksi pemerkosaan yang mereka lakukan tersebut. Rekaman itu pun kemudian tersebar di sosial media pada bulan Januari lalu. Pihak yang berwenang menangkap semuanya, termasuk korban pemerkosaan itu sendiri. Sungguh ironis, sang korban yang jelas-jelas menjadi pihak yang paling dirugikan malah ikut dihukum bersama dengan para pelaku pemerkosaan. Jaksa Agung Sudan benar-benar tidak memperbolehkan sang korban untuk melaporkan tindakan perkosaan tersebut atas dasar bahwa dirinya sedang diselidiki untuk tindak pidana yang menyinggung moralitas publik.

Perlakuan tak adil dan semena-mena terhadap korban pemerkosaan di Sudan ini berarti bahwa pihak lainnya juga akan tutup mulut mengenai kejadian ini. Siklus pelecehan seperti ini akan terus ada sebelum ada aturan dan ketetapan yang tegas. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
40
Love
OMG OMG
30
OMG
Yaelah Yaelah
60
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
50
Keren Nih
Ngakak Ngakak
80
Ngakak