Musik Instrumental, Mengapa Kurang Diminati?


Musik selalu menjadi bagian dari hidup kita sehari-hari. Bagi sebagian orang, hidup mereka tidak akan lengkap tanpa kehadiran musik. Musik yang kita kenal biasanya adalah musik dengan vokal, yang menjadi sebuah lagu.

Selain musik dengan vokal, ada juga musik tanpa vokal, atau musik instrumental. Musik instrumental ini menurut pengalaman pribadi kurang begitu diminati. Kebanyakan orang mencari musik yang lengkap dengan vokalnya. Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja, tapi juga luar Indonesia.

Di Indonesia, musisi yang menghasilkan musik instrumental terbilang cukup sedikit. Di antaranya adalah Dewa Budjana, Balawan, Naif. Sementara untuk luar Indonesia ada Kenny G, Maksim, Kitaro, atau DEPAPEPE. Musisi yang membuat musik instrumental di luar negeri juga biasanya jarang masuk peringkat tangga lagu, atau istilahnya chart. DEPAPEPE sendiri di Jepang membuat sejarah, dengan menjadi grup musik instrumental pertama yang berhasil masuk Oricon Chart, tangga lagu Jepang.

Sebelum masuknya musik plus vokal, zaman dahulu sudah ada musik klasik, karya komposer-komposer handal seperti Mozart, Beethoven, Chopin atau yang lainnya, yang kebanyakan instrumental, namun tetap bisa diterima oleh masyarakat luas. Seiring berkembangnya zaman, mulai masuk musik-musik dengan vokal. Mungkin karena jumlah musik instrumental yang kalah dibandingkan musik dengan vokal, maka banyak orang yang memilih musik dengan vokal, atau bisa juga karena ingin mengikuti arus dan tidak ingin dibilang kurang gaul.

Tulisan ini tidak mengajak agar semua orang untuk mendengarkan musik instrumental, karena selera tiap orang terhadap musik itu berbeda. Namun tidak ada salahnya sesekali mendengarkan musik instrumental. Musik instrumental tidak semuanya membosankan dan ada pula yang cukup enak didengar meskipun tanpa vokal. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
80
Love
OMG OMG
70
OMG
Yaelah Yaelah
100
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
90
Keren Nih
Ngakak Ngakak
20
Ngakak