UGB Curi Emas 200 Gram Milik Pengusaha?


Setelah dituding melakukan pelecehan seksual dan penipuan kepada banyak pasien, Ustad Guntur Bumi (UGB) kini dituduh membawa kabur 200 gram emas milik eorang pengusaha.

UGB dikabarkan kepergok di bandara membawa kabur 200 gram emas milik pasangan pengusaha asal Balikpapan, Kalimantan Timur bernama Abdul Rauf Hakim dan Yustdiana Hakim. Menurut Abdul Rauf dan istri, kejadian itu terjadi saat Ramadan 2012 silam. Kala itu mantan pemburu hantu ini diundang Rauf dan Yustdiana dalam acara pengobatan massal di dekat kediamannya.

Menurut Abdul Rauf, usai acara UGB beserta Puput dan anak buahnya masuk ke rumah korban untuk melakukan pengobatan. Belum juga sembuh, Yustdiana terkejut setelah perhiasan emas sekitar 200 gram di meja rias kamarnya raib.

“Waktu itu 12 Agustus 2012, pas bulan puasa. Setelah selesai pengobatan massalnya, dia (UGB) datang ke rumah untuk melakukan pengobatan, anak buahnya ada dua orang bantu-bantu. Selesai pengobatan itu dia keluar, perhiasan saya ada di meja rias, tidak tertutup apa-apa dan tidak ada pikiran macam-macam kalau dia (UGB) akan mengambil,” kata Yustdiana, seperti dikutip Liputan6, Minggu (20/4/2014)

Kecurigaan Yustdiana pun muncul setelah dirinya ingat sempat ditanya oleh UGB mengenai keberadaan CCTV di kamar. “Dia tanya ‘Bu hajah, apa CCTV itu ada sampai dipasang di kamar?’ Saya bilang, Pak Ustad ini ada-ada saja, di kamar tidak mungkin, mana ada CCTV di kamar,” lanjutnya.

Saat hal itu disampaikan ke Rauf, ia pun langsung menenangkan istrinya tersebut. Bahkan, Rauf sempat meminta kepada UGB agar dibantu mendapatkan perhiasan emasnya yang hilang tersebut. Ia percaya UGB punya indera keenam yang bisa membantu menemukan emas miliknya.

“Istri saya bilang, coba tanya UGB, dia kan orang pintar, emas saya hilang. Kemudian UGB menyuruh untuk mengambil tanah di pot dan ditaruh di tangan istri saya. Lalu dia bilang ‘Bu Haji emasnya Insyaallah pasti kembali, kalau tidak kembali ikhlaskan saja’,â? ujar Rauf menirukan ucapan UGB.

Setelah UGB dan rombongannya pamit pulang, Rauf yang curiga langsung menyuruh anak buahnya ke Bandara Sepinggan, Balikpapan dan menghubungi pihak berwajib. Benar saja, setelah diperiksa, petugas bandara menemukan emas yang hilang ada di tas UGB.

“Kemudian ada telepon dari anak buah, ternyata emasnya ada di dalam tas UGB. Waktu penangkapan itu juga ada polisi, UGB lewat sensor atau xray-nya bandara, jadi terlihat emasnya, barulah disergap,” papat Rauf.

Selanjutnya, Rauf pun langsung meluncur ke bandara. Tak bisa berbuat banyak, UGB langsung meminta maaf kepada Rauf dan mengakui hal tersebut akibat perbuatan lancang anak buahnya.

“Saya bilang kalau tidak diakui kesalahanmu, saya akan tahan semua. Dia jawabnya, ‘saya minta maaf ini kelakuannya anak buah saya,’ Saya bilang lagi, kalau nggak ada yang mengaku tangkap saja semuanya,” serunya.

Kemudian UGB bangkit dan langsung memeluk Rauf sambil mengajak berbincang. Setelah itu, emosi Rauf yang tersulut pun langsung reda. Ia dan istri kemudian memaafkan sang ustad dan membiarkan rombongan UGB kembali melanjutkan penerbangan pulang.

“Akhirnya dia berdiri dan peluk saya, dan dia bilang, tolong kasihani saya, selamatkan saya, kasihan istri dan anak saya,” ungkap Rauf menirukan kata-kata UGB saat itu. (nha)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
90
Love
OMG OMG
80
OMG
Yaelah Yaelah
10
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
100
Keren Nih
Ngakak Ngakak
30
Ngakak