Lihat Koleksi Wayang Langka di Museum Taiwan


Wayang merupakan kesenian asli Indonesia, biasanya sering ditampilkan dalam acara-acara kesenian tradisional namun kini acara pertunjukan wayang atau orang yang memainkan wayang sudah sangat jarang ditemui karena tergerus oleh seni-seni yang lebih modern yang berasal dari luar negeri. Namun apa jadinya jika sebuah museum yang ada di Taipei, Taiwan, memiliki koleksi wayang kulit asal Indonesia dari abad ke 19-20 masehi.

Dikutip dari Kompas Travel (Selasa, 12/8/2014), wayang golek, wayang kulit, dan boneka sigale-gale yang ada di museum didapatkan dari hasil pencarian pihak museum. Wayang tersebut diantaranya didapatkan di Perancis dan Belanda.

“Mungkin di Indonesia jarang memilikinya. Tapi orang Eropa yang nenek moyangnya pernah di Indonesia, mereka masih menyimpannya. Karena itu beberapa wayang di antaranya ada yang dibeli atau memang diserahkan pewarisnya untuk disimpan di museum,” kata Robin Ruizendaal yang merupakan direktur Museum Teater Wayang Lin Liu Hsin.

Koleksi wayang yang ada di museum berbagai macam ada yang terbuat dari kulit hewan ada juga yang berbentuk boneka. Selain Perancis dan Belanda, wayang-wayang itu juga didapatkan dari Tiongkok, Vietnam, Indonesia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Turki, dan Taiwan. Koleksinya sangat banyak yakni mencapai 10.000 buah.

Selain memamerkan wayang-wayang yang sudah berusia lebih dari seabad, di museum ini juga tersedia ruang teater pertunjukan wayang. Pertunjukan wayang ini tak hanya diminati oleh turis, anak sekolah pun menikmatinya.

“Dinas Pendidikan Kota Taipei mewajibkan murid-murid SD untuk menonton wayang tradisional di sini. Setahun bisa dua kali, dan tiketnya dibayarkan Dinas Pendidikan,” jelas Robin.

Pertunjukan wayang ini tak hanya ditunjukan di Taiwan saja, terkadang pihak museum mendapat tawaran untuk melakukan pertunjukan di berbagai negara, salah duanya di Tiongkok dan Indonesia.(dea)

 


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
20
Love
OMG OMG
10
OMG
Yaelah Yaelah
40
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
30
Keren Nih
Ngakak Ngakak
60
Ngakak