Selain Bubur, Norman Kamaru Juga Jualan Mie Rebus


Norman Kamaru saat menyiapkan bubur untuk pelanggannya

Usai karir keartisannya mulai meredup dan jarang tampil di televisi, Norman Kamaru memutuskan untuk banting setir berjualan bubur Manado demi menyambung hidup di Jakarta. Tak hanya bubur, mantan anggota kepolisian Brimop Gorontalo ini juga berjualan makanan lain.

â??Pokoknya semua serba Manado, ada ayam bakar, tahu dan cangkalang khas Manado,â? ujar Desi Paindong, istri Norman seperti dikutip dari Liputan 6 Showbiz, Kamis (11/9/2014). â??Kami juga jualan mie rebus dan kopi. Kami buka 24 jam. Kalau makanan nggak sampai malam,â? tambah Norman.

Norman mengatakan ide untuk berjualan makanan ini datang dari istrinya tercinta. Pria yang kini bertato dan memakai anting itu pun tak segan melakukannya karena memasak memang merupakan salah satu hobinya.

â??Posisi waktu itu punya modal, nggak tahu bikin apa. Tiba-tiba istri punya ide untuk bikin rumah makan, kenapa tidak karena ini hobi kami. Akhirnya kami bikin rumah makan ala Manado,â? jelas pria berusia 28 tahun ini.

“Di Manado kan usaha butik, takutnya di sini nggak terlalu laku, jadi kenapa nggak makanan saja. Karena di sini kan nggak ada makanan Manado,â? sambung Desi.

Meski baru berjalan selama tiga bulan dan belum balik modal, usaha ini diakui Norman cukup lancar. Pria yang popularitasnya melejit usai videonya lipsync dan menari â??Caiya-Caiyaâ? tersebar di YouTube ini bahkan telah mempekerjakan tiga orang pegawai.

Meski demikian, bukan berarti ia hanya berpangku tangan. Norman pun turut terjun langsung mengurusi usahanya. Termasuk berbelanja ke pasar Cililitan dan membersihkan warung sederhananya.

â??Dia ngepel sendiri, malahan nggak kelihatan mana pembantunya mana juragannya. Aku pun juga bantuin. Sebelum ke kantor, aku siapkan bumbu,â? tutur Desi yang berprofesi sebagai pegawai kantoran. (nrl)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
80
Love
OMG OMG
70
OMG
Yaelah Yaelah
100
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
90
Keren Nih
Ngakak Ngakak
20
Ngakak