Nurul Habibah Jadi Satpol PP Demi Biayai Kuliah


Jika biasanya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kerap diidentikkan dengan kaum pria dan penggusuran, imej tersebut sedikit terkikis setelah melihat sosok Nurul Habibah. Satpol PP asal Pandeglang, Banten, ini memang tengah menjadi sorotan berkat wajahnya yang cantik dan jauh dari kesan seram. Para netter bahkan kerap bercanda mengatakan rela digusur asal petugasnya secantik Nurul.

Namun siapa sangka, wanita berusia 21 tahun ini ternyata menjadi Satpol PP demi meneruskan pendidikannya di bangku kuliah. Nurul saat ini memang masih tercatat sebagai mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Banten Raya, jurusan Adminisrasi Negara, semester lima.

â??Kerja dulu baru kuliah, biaya kuliahnya kan dari honor. Kami berasal dari keluarga yang sangat sederhana, hal itulah yang menjadi motivasi Nubi (panggilan akrab Nurul) untuk mencari biaya kuliah dari honor di Satpol PP,” kata Muhamad Suherman, ayah kandung Nurul Habibah, seperti dilansir dari Sindonews, Rabu (24/9/2014).

Suherman pun bangga atas keputusan Nurul. Ia mengaku akan mendukung setiap tindakan Nurul selama bersifat positif dan bermanfaat untuk masa depannya. “Memang ada bakat dari kecilnya, sebagai orangtuanya, saya hanya mendukung maunya anak. Yang terpenting, ambil segi positifnya saja,” pungkas Suherman.

Nurul sendiri saat ini tengah menikmati popularitasnya yang melesat. Panggilan wawancara pun mulai berdatangan. Tak hanya itu, beberapa fanpage mulai dibuat di Facebook dan telah mendapatkan like dari banyak orang.

Mengetahui hal itu, wanita berkulit putih ini mengaku kaget. Pasalnya, ia hanya iseng mengunggah foto-foto selfienya ke Facebook dan Twitter. â??Awalnya hanya iseng saja, tapi banyak yang merespons positif dan banyak menjadi pemberitaan di media masa. Tak nyangka ya bisa sampai segitunya,â? ucap wanita yang pernah mengikuti pemilihan Kakang/Kaka Teteh Pandeglang 2013 ini. (nrl)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
60
Love
OMG OMG
50
OMG
Yaelah Yaelah
80
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
70
Keren Nih
Ngakak Ngakak
100
Ngakak