STORY: Istri Stres Akibat Suami Ketergantungan Narkoba


Peristiwa ini bermula dari seorang pria bernama Sugiharto yang telah mengkonsumsi narkoba sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Kala itu, Sugiharto menganggap pemakai narkoba itu keren. Itulah sebabnya, ia ketagihan mencicipi barang haram tersebut.

Sampai Sugiharto menikah, sang istri tak tahu bahwa dirinya begitu menggemari narkoba. “Awal-awal istri ga tahu kalau saya itu pakai narkoba, saya ketahuan narkoba sama istri saya karena saya ke kamar mandi. Karena kalau saya ke kamar mandi itu lama, jadi lama-lama istri saya curiga.” ujar Sugiharto, seperti dilansir Jawaban.com, Selasa (30/9/2014)

Namun, lama-kelamaan sang istri mencurigain perilaku Sugiharto yang begitu aneh. Namun, Sugiharto menerangkan kepada istrinya bahwa tidak terjadi apa-apa pada dirinya. Suatu hari, Sugiharto tak punya uang untuk membelu narkoba. Alhasil, ia pun sakau hingga akhirnya diketahui sang istri.

“Karena saya ini perlu bantuan medis, akhirnya saya bilang lah kepada keluarga kalau saya ini sakau. Di situlah istri saya mulai tahu.” imbuhnya

Geram melihat kelakuan Sugiharto, istrinya pun mengunci Sugiharto dalam kamar. “Akhirnya saya melakukan berbagai macam cara yang bisa dikatakan tidak baik. Saya mengambil barang dagangan orangtua saya. Apapun yang bisa saya jual, akan saya jual” lanjutnya.

Pada suatu kali, istri Sugiharto sangat marah padanya sehingga ia pulang ke rumah orangtuanya. “Suatu hari saya datang ke rumahnya, maksudnya ingin berdamai dengannya.” paparnya

Kedatangan Sugiharto pun ditolak oleh istrinya. “Karena pulang ke rumah dalam keadaan nge-blank, ditambah lagi koplo itu, akhirnya saya liat ke rumah tetangga (untuk mencuri). padahal tetangga ini baik banget sama saya. Jadi malam itu saya naik ke genteng. Karena pikiran saya udah gelap, jadi saya mau mengambil barang-barang di situ. Karena gelap, saya bawa persiapan korek api.” tuturnya.

Kala itu juga, Sugiharto pun dilanda rasa sakau yang luar biasa. Di benaknya, ia hanya menginginkan narkoba sebagai penghilang rasa sakau. Akhirnya, ia tega mencuri uang sang ayah demi membeli barang haram itu.

“Karena sakau itu benar-benar sudah ga tahan, saya telepon lagi ke rumah. Saya benar-benar minta ampun, saya minta maaf kepada papa.” ujarnya

Setelah meminta maaf kepada ayahnya, Sugiharto pun diminta masuk ke panti rehabilitasi. “Akhirnya papa saya ngasih solusi. Kalau saya mau pulang, saya ga boleh pulang, tapi masuk rehabilitasi di Puncak. Di sanalah saya benar-benar berusaha meninggalkan kebiasaan saya akan putaw. Karena di situ secara rohani ya, jadi di situ setiap hari kita baca Alkitab, muji-muji Tuhan, tanya jawab tentang Alkitab, seperti itu aja setiap hari. Yang membuat saya bertahan di panti rehab ini adalah karena saya ingin bertemu dengan anak dan istri saya.” ungkap Sugiharto

Pasca dinyatakan sembuh dan sudah boleh keluar dari panti rehab, Sugiharto bertemu dengan temannya yang merupakan mantan pecandu. Di situ dia memberitahukan tempat pengobatan yang bisa mengobatinya. Namun ternyata tempat itu sudah tutup sebelum jamnya. Sugiharto pun menjalani pengobatan di tempat itu. Hasilnya, ia sudah tak ketergantungan narkoba lagi.

“Tuhan kasih saya kesempatan untuk bekerja di sebuah gereja. Nah di situlah saya merasa lebih lebih lagi dipulihkan. Saya bener-bener bertemu Tuhan lagi dan saya diberikan kesempatan oleh Tuhan lagi dan saya mau mempergunakan ini sebaik-baiknya. Sekarang saya mau menjaga istri saya, merawat istri saya sampai dia sembuh dari depresinya.” tutupnya. (nha)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
10
Love
OMG OMG
100
OMG
Yaelah Yaelah
30
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
20
Keren Nih
Ngakak Ngakak
50
Ngakak