Segarnya Dawet Umbi-umbian


Dawet merupakan minuman tradisional khas Indonesia. Rasanya manis dan menyegarkan. Umumnya dawet dibuat dari tepung beras dan campuran bahan lain. Tetapi, di tangan Ibu asal Sleman, Yogyakarta ini, dawet dibuat menggunakan bahan dasar umbi-umbian.

Dikutip dari solopos.com (Rabu, 22/10/2014), Cahyati, membuat inovasi baru dalam pembuatan dawet. Ia membuat dawet menggunakan ganyong pisang dan ubi ungu Garut.

Warga Banteran, Ngaglik, Sleman yang akrab di sapa Bu Titik ini membuat dawet umbi-umbian pada bulan September lalu. Ia terinspirasi oleh Purwanti pembuat dawet dari ikan nila. Purwanti juga merupakan warga Jogja.

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan dawet Bu Tititk ialah ubi ungu, tepung garut, dan sagu. Bahan ini untuk membuat dawet ubi ungu. Sedangkan untuk dawet ganyong pisang, bahan yang digunakan adalah umbi ganyong, tepung pisang, dan sagu.

Dalam proses pembuatannya, Bu Titik mengaku sangat sulit. Ubi ungu Garut lebih mudah diolah ketimbang ganyong pisang. Sebab, ganyong pisang cepat sekali mengental dan harus segera dicetak. Ia mengatakan, saat pertama kali jadi, bentuknya tidak langsung cantik.

â??Ganyong itu bau maupun warnanya kurang bagus, jadi saya tambahkan tepung pisang untuk mengatasi bau dan memercantik warnanya,â? jelas  Bu Titik.

Dawet buatan Cahyati sebisa mungkin menghindari terigu, maka dari itu Ia lebih memilih sagu sebagai campuran bahan utama.

Cahyati menjual dan memamerkan dawet umbi-umbiannya pada pameran kuliner di Ambarukmo Plaza pada bulan September lalu. Selama tiga hari dari 26-28 September, dawet buatannya itu laku keras dan banyak peminatnya. Cahyati pun berhasil mengumpulkan omzet sebesar Rp 2 juta.

Harga yang dipatok ibu yang kini sudah berusia 48 tahun itu pun terbilang murah. Untuk satu gelas dawet, Cahyati hanya menjualnya Rp 5.000. Ia pun terdorong untuk melanjutkan usaha minumannya tersebut.


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
20
Love
OMG OMG
10
OMG
Yaelah Yaelah
40
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
30
Keren Nih
Ngakak Ngakak
60
Ngakak