Pebasket ‘Cebol’ Terpendek di Dunia


Tinggi badan memang merupakan salah satu aspek penting dalam olahraga basket dibandingkan olahraga lainnya. Namun pada tahun 90-an mitos tersebut dipatahkan oleh seorang pebasket NBA bernama Tyrone Curtis Bogues alias Muggsy Bogues.

Umumnya pemain basket NBA memiliki tinggi badan hampir 2 meter, namun Muggsy Bogues hanya memiliki tinggi badan 165 cm. Gesit dan lincah di lapangan menjadikan mantan pemain basket tim Charlotte Hornets ini sebagai pemain terpendek dalam sejarah NBA.

Semula tidak banyak yang menyangka jika pria kelahiran Baltimore, Maryland pada tanggal 9 Januari 1965 itu akan menjadi pemain bintang. Berasal dari keluarga miskin membuatnya kerap kesulitan beradaptasi saat bergaul di bawah tekanan kehidupan perguruan tinggi.

Kehidupan masa lalunya terasa begitu kelam. pada usia 12 tahun dirinya harus melihat sang ayah dipenjara akibat perampokan. “Saya tumbuh di kehidupan yang keras,” katanya dikutip dari Sports Illustrated, Senin (25/5/2015).

Bogues mengawali karir profesionalnya untuk Washington Bullets kemudian pindah ke Charlotte Hornets. Bersama Hornets ia menghabiskan masa keemasannya dengan membawa Hornets masuk playoff untuk pertama kalinya pada musim 92/93.

Pada musim 97/98 dirinya memutuskan untuk pindah ke klub Golden State Warriors. Sayangnya, cedera yang menghantamnya membuat kontribusinya tidak maksimal di klub barunya ini. Kemudian, di Toronto Raptors ia mengakhiri karier profesionalnya di NBA.

Meskipun tak lagi menjadi pemain basket NBA karena sudah pensiun, hingga saat ini kecintaannya terhadap olahraga basket tidak pernah pudar. Dia tetap memilih basket sebagai tumpuan hidupnya dengan menjadi pelatih untuk Charlotte Sting, salah satu klub WNBA. Postur tubuh dan latar belakang kehidupan yang merupakan kekurangannya rupanya tidak dijadikan alasan baginya untuk terus melayang di udara. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
20
Love
OMG OMG
10
OMG
Yaelah Yaelah
40
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
30
Keren Nih
Ngakak Ngakak
60
Ngakak