5 Hal yang Bikin Malas Nonton Film di Televisi


Selain menonton di bioskop dan membeli DVD film, menonton film bisa juga dilakukan dengan cara menonton televisi. Kelebihan menonton film di televisi antara lain adalah gratis, kecuali menggunakan langganan televisi berbayar. Meski demikian, kadang ada juga hal yang membuat kita jadi malas nonton film di televisi. Berikut 5 halnya, dilansir dari Kaskus, Rabu (27/5/2015).

1. Iklan terlalu banyak

Ilustrasi iklan (seventhline.blogspot)
Ilustrasi iklan (seventhline.blogspot)

Iklan merupakan sumber pendapatan bagi sebuah stasiun televisi. Namun kadang iklan yang ditampilkan berlebihan, sehingga mengurangi durasi film itu sendiri. Hal tersebut membuat kita jadi jenuh menunggu. Mungkin karena jam tayang film di jam utama 19.00 ke atas makanya banyak pihak promotor iklan yang ingin iklan mereka ditayangkan di jam tersebut.

2. Banyak adegan dipotong

Ilustrasi nonton televisi (yzhengblog.wordpress)
Ilustrasi nonton televisi (yzhengblog.wordpress)

Terkadang saat adegan film sedang seru atau sedang dalam situasi yang mencekam, mendadak dipotong iklan. Entah mereka melakukannya karena sudah saatnya iklan atau memang operator film kurang mengamati film yang ditayangkan.

3. Banyak Promo Acara Televisi

Ilustrasi promosi (insure)
Ilustrasi promosi (insure)

Ketika menonton film terkadang ada promo acara TV yang muncul. Contohnya, promo iklan acara TV yang berjalan atau yang mendadak muncul di bagian kiri atau kanan layar televisi. Akibatnya, ada adegan film jadi ada yang tertutup, kalau info promo acara iklannya menarik mungkin tidak masalah, tapi kalau sebaliknya pasti sedikit menganggu.

4. Sensor berlebihan

Sensor (Viva)
Sensor (Viva)

Sebenarnya tujuannya sangat bagus. Karena pasti ada saja adegan yang kurang pantas dipertontonkan, misal adegan dewasa, kekerasan dan lain-lain. Tapi terkadang membuat “greget” juga, pasti semua penasaran dengan scene yang disensor tersebut.

5. Dubbing Indonesia

Ilustrasi isi suara (Voice Council)
Ilustrasi isi suara (Voice Council)

Sebenarnya hal ini sangat membantu, karena kita tidak usah membaca subtitle filmnya. Terutama untuk film bertemakan untuk anak-anak, mungkin “Feel” atau “Greget” dari film tersebut akan hilang dengan didubbing ke Bahasa Indonesia. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
30
Love
OMG OMG
20
OMG
Yaelah Yaelah
50
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
40
Keren Nih
Ngakak Ngakak
70
Ngakak