Geliat Musik Indie di Indonesia


Disaat arus musik di Indonesia semakin merebak luas dengan bombardirnya media massa yang menampilkan dan memberitakan begitu banyak band, boyband,artis dan duo-nya, musik Indie selalu mencoba untuk keluar dari sisi itu. Sisi dimana komersialisasi dan sebuah ketenaran menjadi fenomena yang memikat hati semua orang untuk berkecimpung ke dalam dunia ihburan yang terkesan gemerlap itu.

Musik Indie adalah sebuah aliran dimana keidealisan seseorang seniman musik diekspresikan ke dalam wadah lagu. Sekarang, musik indie lebih mengarah kepada komunitas yang bergerak kearah kemandirian. Dengan slogan D.I.Y. (Do It Yourself), para tokoh dalam Musik Indie berkiprah di Indonesia. Banyak dari mereka yang sukses berjuang dalam jalur ini.

Kita bisa melihat dari masa lalu, dimana Musik Indie di Indonesia mulai berkiprah. Era dimana Koes Plus atau God Bless dan band lain yang eksis banget membuat pergerakan anak musik agak sedikit bergeser dari ranah industri bisnis musik. Pada tahun 90-an, PAS Band memulainya dengan merilis album mereka secara Indie dan akhirnya terjual kurang lebih 5000 copy. Lalu hadir pula band-band seperti Pure Saturday, Waiting Room serta Puppen yang menjadi pionir Musik Indie di tanah air. Mereka melakukan semua hal yang berhubungan dengan idealisme mereka di dunia musik dan menjualnya dengan cara mereka masing-masing sambil melakukan gigs di pelbagai kota.

Dari situ, berkembanglah gerakan besar dari para penikmat musik yang agak berbeda dari jalur mainstream. Mereka bekerja dan berkreasi seindah mungkin dalam mengembangkan pattern yang telah menjadi filosofi mereka dalam bermusik. Walhasil, muncullah begitu banyak band-band beraliran Indie yang lalu-lalang di Negara ini. Ada beberapa nama terkenal seperti Mocca, The S.I.G.I.T., The Brandals, dan lain sebagainya yang hadir meramaikan Musik Indie di Indonesia.

Gambar: Perform salah satu Band Indie Indonesia, The SI.G.I.T.
Gambar: Perform salah satu Band Indie Indonesia, The SI.G.I.T.

Sekarang, mungkin Musik Indie di Indonesia perlahan-lahan sedang mengalami  masa kemunduran. Walaupun tidak signifikan, antusiasme masyarakat muda terlihat makin berkurang terhadap komunitas yang satu ini. Entah karena musik mainstream yang menjejali muda-mudi dengan sesaknya tayangan mereka di televisi atau karena rasa jenuh yang sudah klimaks terhadap Musik Indie ini.

Tapi yang pasti, semangat Musik Indie di Indonesia tidak akan mati. Komunitas mereka tetap akan hidup selaras dengan apa yang mereka bisa lakukan untuk perkembangan Musik Indie itu sendiri. Jikalau era terus berkembang, Musik Indie pun terus berjuang. Untuk melestarikan dan memperbaharui secara terus-menerus agar tidak menyerah dengan keadaan musik yang serba konsumtif dan easy listening seperti saat ini.


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
10
Love
OMG OMG
100
OMG
Yaelah Yaelah
30
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
20
Keren Nih
Ngakak Ngakak
50
Ngakak