Kisah Adinda Thomas Jadi Pedagang Mainan Sebelum Jadi Artis


Roda kehidupan terus berputar. Kadang di atas, terkadang berada di bawah. Istilah itu pun yang menggambarkan kehidupan aktris muda Adinda Thomas. Meski terlahir dari keluarga yang berkecukupan, Dinda, sapaannya, mengaku pernah merasakan masa-masa sulit lantaran perekonomian keluarganya yang tengah terpuruk.

“Alhamdulillah masih bisa survive menjalani hidup. Waktu drop banget, papah jadi agen koran dan jualan mainan. Dinda sering ikut. Pedagang yang lain karena modalnya besar, mereka laris banget. Sedangkan aku enggak ada yang beli. Di situ papah ajarkan untuk menjadi orang yang sabar,” papar Adinda Thomas seperti dikutip dari Bintangcom, Senin (5/10/2015).

https://instagram.com/p/8VnJQmhx2G/?taken-by=adindathomas

Di saat sang ayah berkutat dengan koran dan dagangan mainan, ibunda Dinda juga ambil bagian berjuang demi keluarga. Diakui Dinda, ibunya menjalankan bisnis multilevel marketing alias MLM. “Mamaku sampai tidur di masjid. Itu dari SD sampai aku SMA,” ungkapnya.

Cukup lama Dinda mengalami pahit getir sebuah kehidupan. Bahkan tak sedikit dari teman-temannya yang mengejek cita-cita Dinda karena melihat kondisi keluarganya. Pasalnya Dulu Dinda ingin menjadi psikolog. “Ada yang ngejek gitu, ‘mana ada anak tukang koran jadi psikolog. Sekolahnya kan mahal’. Setiap dapat hinaan, rasanya jadi gimana gitu, sedih” kenang Dinda.

Dari situ Dinda bertekad membuktikan bahwa dirinya mampu meraih kesuksesan. “Dulu kalau ditanya mau jadi apa jawabnya psikolog. Kalau sekarang ditanya mau jadi apa jawabnya artis. Punya uang banyak dan hidup enak. Jujur, bisa dibilang seperti itu (dendam). Dinda ingin membutkikan sama orang-orang yang pernah under estimate ke Dinda,” ceplosnya.

Berkat kerja keras, kehidupan Dinda mulai membaik. Perlahan tapi pasti Dinda memperlihatkan buktikan kiprahnya di dunia entertaint. Berawal dari sekedar menjadi cameo, kini Dinda mendapat peran besar untuk film “The Wedding And Bebek Betutu”. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
30
Love
OMG OMG
20
OMG
Yaelah Yaelah
50
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
40
Keren Nih
Ngakak Ngakak
70
Ngakak