Enaknya, di Kota Ini Naik Sepeda ke Kantor Malah Dibayar


Ada bermacam-macam cara orang untuk bisa berangkat ke kantor. Ada yang menggunakan motor, mobil atau kendaraan umum. Di Jakarta, kebanyakan orang berangkat ke kantor menggunakan motor. Namun berbeda halnya dengan salah satu kota di Italia.

Pemerintah salah satu kota di Italia mengeluarkan sebuah aturan unik. Mereka bersedia membayar ratusan Euro per tahun kepada warga masyarakat. Syaratnya, warga harus menggunakan sepeda saat beraktivitas sehari-hari seperti pergi ke kantor, ketimbang mengendarai mobil.

Dewan Perwakilan di Masarosa, sebelah utara Pisa menyebutkan skema aturan ini adalah dengan memberi insentif kepada para pemakai sepeda dengan dibayar 25 sen per kilometernya. Sehingga per bulannya mereka bisa mendapatkan uang hingga 50 Euro atau sekitar Rp 736 ribu.

Kota Masarosa, Italia (BBC)
Kota Masarosa, Italia (BBC)

“Maka dari itu setiap pengguna yang beralih ke kendaraan roda dua akan mengantongi 600 Euro (sekitar Rp 8,8 juta) pertahunnya, dan ini adalah contoh pertama yang diterapkan di Italia,” ungkap salah satu anggota dewan, seperti dilansir dari BBC, Kamis (26/11/2015).

Sebanyak 50 pekerja akan ikut serta dalam percobaan 12 bulan pertama. Mereka menggunakan ponsel pintar sebagai pencatat data berapa jauh kayuhan per harinya.

Lalu dari mana uang yang nantinya dipakai untuk membayar mereka yang telah menggunakan sepeda ke kantor? Uang untuk insentif warga bersepeda ini terkumpul dari denda pelanggaran di jalan-jalan dan juga anggaran kesehatan pemerintah kota.

Federasi Kelompok Pesepeda Italia (FIAB) akan membantu mengembangkan ide ini. Penggila sepeda berharap cara ini akan diterapkan di kota lain.

Italia bukan negara pertama yang mencanangkan program seperti ini. Cara ini pertama kali diperkenalkan di Prancis pada tahun 2014 lalu, dengan hasil 6 bulan masa percobaan. Berkat iming-iming insentif, diketahui angka pengguna kendaraan kayuh roda dua meningkat cukup signifikan.

Kira-kira bisakah program seperti ini juga dilakukan di Indonesia? Jika bisa, mungkin saja nantinya para buruh tak akan melakukan demo lagi. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
20
Love
OMG OMG
10
OMG
Yaelah Yaelah
40
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
30
Keren Nih
Ngakak Ngakak
60
Ngakak