Inovasi Siswa SMK Bandung Ciptakan Pengaman Motor Anti-Maling Bersidik Jari


Siapa bilang menciptakan sistem keamanan canggih untuk kendaraan baik roda dua maupun roda empat hanya bisa dilakukan oleh pabrikan otomotif besar? Salah satu contohnya adalah sistem keamanan untuk sepeda motor menggunakan sidik jari hasil ciptaan anak-anak salah satu sekolah kejuruan di Bandung, Jawa Barat ini.

Siswa SMK Negeri 8 Bandung yang telah menciptakan sistem keamanan sepeda motor dengan menggunakan sidik jari. Sistem keamananĀ ini memungkinkan pemilik menyalakan kendaraan menggunakan sidik jari, sehingga bisa meminimalisir pencurian sepeda motor yang sering terjadi di Indonesia.

Siswa SMK 8 Bandung dan motor bersidik jari (Tribunnews)
Siswa SMK 8 Bandung dan motor bersidik jari (Tribunnews)

“Jadi kita ingin mengembangkan sesuatu yang tidak hanya orang luar saja yang bisa, kita juga bisa seperti sistem keamanan sidik jari. Pemilik hanya menempelkan jari kemudian direkam, dan untuk menyalakan kendaraan tinggal menempelkan jarinya lagi,” papar Agung Prasetyo, siswa SMKN 8 Bandung, seperti dikutip dari Otomotifnet, Jumat (12/2/2016).

Siswa SMK 8 Bandung (Mariberkarya)
Siswa SMK 8 Bandung (Mariberkarya)

Lebih lanjut Agung mengatakan, untuk sistem keamanan sidik jari ini masih dibuat oleh tim yang sama dengan motor android, yaitu siswa kelas X jurusan Teknologi yang mengikuti ekstrakulikuler Robotic. “Komponen utamanya seperti resistor dan kapasitor, dan kita rangkai sendiri tanpa melihat contoh yang sudah ada atau yang sudah dibuat orang lain,” tambah Agung.

Komponen pengaman motor bersidik jari (Metrotvnews)
Komponen pengaman motor bersidik jari (Metrotvnews)

Untuk konsep sistem keamanan sidik jari ini sudah dikembangkan sejak 3 atau 6 bulan yang lalu, dan untuk pembuatannya sendiri hanya membutuhkan waktu 1 bulan dan saat ini hanya tinggal diaplikasikan ke sepeda motor yang membutuhkan waktu 1 sampai 2 jam.

Dengan inovasi ini, tidak menutup kemungkinan karya dari siswa SMK ini akan dijual secara massal atau mungkin ditawarkan oleh para agen pemegang merek (APM) di Tanah Air. Jika sudah demikian, sangatlah penting setiap inovasi yang diciptakan didaftarkan hak ciptanya agar karya anak bangsa ini tidak disalahgunakan atau ditiru oleh orang atau pihak lain. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
20
Love
OMG OMG
10
OMG
Yaelah Yaelah
40
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
30
Keren Nih
Ngakak Ngakak
60
Ngakak