5 Fakta Menarik Gerhana Matahari Total 2016


Salah satu peristiwa langit yang akan terjadi tahun ini adalah gerhana matahari total (GMT). Momen tersebut menjadi istimewa bagi Indonesia karena hanya bisa diamati di wilayah Tanah Air pada hari Rabu tanggal 9 Maret mendatang. Berikut adalah 5 fakta menarik seputar gerhana matahari total 9 Maret menurut kepala LAPAN, Thomas Djalaluddin, seperti dilansir dari Liputan6com, Senin (7/3/2016).

1. Hanya terjadi di Indonesia

Gerhana matahari total (Liputan6)
Gerhana matahari total (Liputan6)

Bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, gerhana matahari total yang terjadi 9 Maret nanti hanya bisa dilihat di Indonesia. “Istimewa karena hanya Indonesia yang dilalui gerhana matahari tersebut. Wilayah lainnya adalah di Samudra Pasifik,” kata Thomas.

2. Gerhana pertama di Indonesia pada abad 21

Gerhana matahari total (Liputan6)
Gerhana matahari total (Liputan6)

Peristiwa gerhana matahari total bukan kali pertamanya terjadi di Indonesia. Fenomena itu pernah ada pada tahun 1983, 1988, dan 1995. Namun, Thomas Djamaluddin mengatakan, gerhana matahari total 2016 adalah yang pertama terjadi pada Abad ke-21 di Indonesia. Gerhana matahari berikutnya akan terjadi di Indonesia pada 2019, yakni gerhana matahari cincin. Sementara, gerhana matahari total berikutnya baru melintas di wilayah Nusantara pada 20 April 2023.

3. Terjadi 300 tahun sekali

Gerhana matahari total (Liputan6)
Gerhana matahari total (Liputan6)

Gerhana matahari total adalah peristiwa langka. Tak diketahui periode pasti fenomena tersebut akan terjadi dan berulang di satu daerah. Hanya ada hitungan pola 18-19 tahun, sesuai dengan periode Saros atau siklus gerhana. Namun, jalurnya berbeda. “Berdasarkan perhitungan kasar, gerhana matahari total hanya akan terjadi sekitar 300 tahun sekali di satu daerah,” kata Thomas Djamaluddin. Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka termasuk yang sungguh beruntung. “Kejadian terakhir pada 1988 dan berulang pada 2016, jadi hanya 28 tahun. Masih beruntung. Di daerah lain 300 tahun,” lanjutnya.

4. Ajang pembuktian teori Einstein

Gerhana matahari total (Liputan6)
Gerhana matahari total (Liputan6)

Menurut Thomas, fenomena gerhana matahari total adalah kesempatan bagi para peneliti untuk melakukan sejumlah riset, baik terkait fisika matahari maupun fisika umum. Fenomena ini, kata Thomas, juga menjadi ajang pembuktian teori Einstein. Menurut Einstein, suatu benda bisa membelokkan cahaya.

5. Bukan fenomena berbahaya

Gerhana matahari total (National Geographic)
Gerhana matahari total (National Geographic)

Kepala Lapan Thomas Djamaluddin menegaskan, gerhana matahari total adalah fenomena yang luar biasa. Bukan peristiwa penuh marabahaya. Hanya saja masih butuh kehati-hatian dalam melihatnya. Pada saat gerhana total, tambah Thomas, justru paling bagus melihat langsung. Tanpa kaca mata, tak perlu pakai filter. “Asal berhati-hati. Yang paling riskan adalah peralihan fase total ke fase sebagian, saat Bulan mulai bergeser, cahaya matahari yang walau baru muncul sedikit sudah sangat kuat. Padahal, pupil mata kita sedang membesar,” jelas dia. Hal itu bisa merusak retina. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
50
Love
OMG OMG
40
OMG
Yaelah Yaelah
70
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
60
Keren Nih
Ngakak Ngakak
90
Ngakak