Buka Bisnis Cukur Online, Pria Ini Jadi Jutawan


Layanan berbasis online kini makin marak. Setelah ada taksi online, ojek online, kini ada lagi layanan cukur online. Bisnis ini dilaksanakan oleh pria bernama Nikasius Dirgahayu.

â??Jadi saya barber online, jadi delivery datang ke rumah, ke kantor, apartemen, ke mana saja, saya yang nyamperin, kan kalau di sini orang datang ke pangkas rambut cuma potong, habis itu pulang 15 menit selesai, nah kalau saya karena jualan jasa ya sambil ngobrol, konsepnya lebih santai, jadi orang enggak cuma potong rambut selesai,â? kata Nikasius, seperti dikutip dari Detikcom, Selasa (5/4/2016).

Bisnis online ini berawal dari keisengan teman-temannya pada saat kuliah yang menyuruhnya untuk mencukur rambut temannya, belajar otodidak, dan mempelajari teknik-teknik memotong dari YouTube. Dari situlah, ia mulai berpikir untuk mengembangkan bisnisnya secara online.

â??Awalnya dipaksa sama teman, sama senior, kamu cukurin deh iseng-iseng pas kuliah, terus lanjut jadi barbering teman-teman, jadi hobi tapi bukan tukang pangkas rambut, terus mulai mikir untuk buat barbershop, butuh dana yang banyak kalau lihat culture-nya di Amerika Serikat (AS), barbershop itu mahalnya di kursi barber, yang klasik bisa Rp 25 juta, mulai coba pikir kenapa aku enggak online saja,â? papar Nick, sapaan akrab Nikasius.

Nick yang dulu pernah bekerja di agency, kini sudah menjalankan bisnis barbershop online selama 4 tahun, dan bisnisnya ini menyebar secara luas dari mulut ke mulut teman-temannya. â??Strategi dari teman ke teman, dari mulut ke mulut, sampai akhirnya temennya temen kantor barbering sampai dibayar serius,â? ungkapnya.

Dengan modal awal Rp 2 juta, saat ini barbershop online milik Nick sudah memiliki omzet Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per bulan. â??Modal awal itu paling buat peralatan clipper gunting segala macam Rp 2 jutaan, sekarang kalau omzet Rp 10-15 juta per bulan,â? ujar Nick.

Walaupun begitu, saat ini, ia belum memiliki karyawan dan mengerjakan bisnisnya sendiri. Ia juga menghadapi beberapa kendala dalam menjalankan bisnisnya, yaitu cuaca hujan dan kondisi fisik. â??Kalau karyawan belum ada, sejauh ini masih kerjain sendiri, saya naik motor ke tempat orderan, karena naik motor kendalanya ya di cuaca waktu hujan, waktu juga mundur, kalau sakit juga, belum kalau lagi malas namanya juga manusia ya wajar,â? ungkapnya.

Untuk bisa menggunakan jasa NickBarbership, konsumen dikenakan biaya Rp 100 ribu per kepala ditambah ongkos transportasi Rp 10 ribu per km dari Tebet.�Per kepala tarifnya Rp 100 ribu, ditambah ongkos transportnya Rp 10 ribu per km dari Tebet,� kata Nick.

Ke depan, ia berharap, usaha yang dijalankan ini, bisa memiliki barbershop-nya sendiri sehingga ia bisa menawarkan produk di samping jasa pangkas rambut. â??Untuk ke depan sih kepikiran punya barbershop, nanti bisa jual hair product merchandise dan pomade. Sekarang sih sudah jualan juga cuma kan ada juga konsumen yang lebih suka lihat langsung dibanding beli online, jadi kalau ada toko mereka bisa lihat,â? tuturnya.

Saat ini, ia menawarkan jasanya melalui Instagram @Nick_thebarbership dan juga Twitter. â??Sekarang sih dari Twitter dan Instagram karena promosi gratis ya di situ, terus sekalian juga bisa dapat sponsor,â? kata dia.

Tertarik mencoba layanan cukur online ini? (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
90
Love
OMG OMG
80
OMG
Yaelah Yaelah
10
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
100
Keren Nih
Ngakak Ngakak
30
Ngakak