Ini Dia 4 Orang Indonesia di Balik Animasi Boboiboy


Boboiboy adalah salah satu animasi anak-anak asal Malaysia yang sudah tak asing lagi. Animasi ini menampilkan kisah seorang anak laki-laki yang punya kekuatan super untuk melawan serangan alien ke bumi. Ternyata ada keterlibatan tujuh animator muda Indonesia di balik kartun yang mencuri hati anak-anak ini.

Empat orang di antaranya, yaitu Ferdiawan Gunarto (Animator), Wu Chintya (Compositor), Dzulkifly Ehsan (Compsitor), dan Usamah Widiatmoko (Audio Designer), menceritakan pengalaman seru mereka selama mengerjakan proyek animasi produksi Animonsta Studio, Malaysia tersebut.

Empat orang animator Boboiboy (Okezone)
Empat orang animator Boboiboy (Okezone)

Ferdiawan bercerita bahwa mereka kuliah di kampus yang sama. “Lalu banyak alumni kami yang bekerja di Animonsta Studios. Akhirnya kami direkomendasikan masuk ke Animonsta. Jadilah kami orang-orang Indonesia tergabung di film ini,” tuturnya seperti dikutip dari Kapanlagicom, Rabu (6/4/2016).

Chintya, satu-satunya wanita di antara empat animator ini, menuturkan bahwa mereka awalnya terlibat dalam pembuatan serial “Boboiboy”. Namun, mereka akhirnya juga terlibat dalam penggarapan “Boboiboy The Movie”, film pertama keluaran Animonsta Studio.

“Jadi memang yang kerja di movie ini bekerja untuk seriesnya juga. Jadi movie ini kaya transisi karena nantinya ada project lagi namanya BoBoiBoy Galaxy,” bocor Dzulkifly.

Total ada tujuh orang Indonesia yang mengerjakan proyek film ini. “Jadi dari script hingga jadi movie ini prosesnya sekitar dua tahun. Di sela pembuatan movie ini kami juga mengerjakan seriesnya,” ungkap Ferdiawan.

Chintya pun tak keberatan jika sedikit orang yang tahu kalau Boboiboy digarap oleh animator asal Indonesia. “Jadi bagus banget banyak orang akhirnya tahu kalau di film produksi luar negeri ini ternyata ada orang Indonesia yang terlibat. Kami di sana banyak dapat pengalaman di mana sewaktu-waktu kami bisa balik ke Indonesia membawa pengalaman itu. Sangat senang ya bisa bekerja di sana karena lingkungannya juga gak ada perbedaan antara orang Malaysia atau Indonesia,” jelasnya.

Animator Boboiboy (Kapanlagi)
Animator Boboiboy (Kapanlagi)

Ferdiawan Gunarto, mengaku film-film Hollywood masih menjadi kiblat perfilman dunia, termasuk animasi. Karena itu dirinya menjadikan film-film animasi Hollywood sebagai rujukan. â??Sebenarnya film-film Hollywood, fiksi, mostly saya juga lihat dari sana karena kan memang secara teknologi, perkembangan mereka di atas kita,â? jelas Ferdi.

Selain merujuk pada karya Hollywood, Ferdiawan juga kerap kali mengambil inspirasi dari sekelilingnya. Tak jarang dia mendapat ide dari apa yang dilakukan orang-orang di sekitarnya.

â??Kita bisa observe bagaimana seseorang itu bereaksi saat momen-momen tertentu, mungkin saat mereka marah gimana, sedih gimana. Jadi sometime kita sebagai animator, kalau udah enggak dapat ide, saya duduk, saya lihat sekeliling saya,â? lanjut Ferdi.

Menurut Ferdi, pengamatan pada lingkungan sekitar tak kalah pentingnya dengan belajar dari karya Hollywood. â??Jadi kebanyakan as animator kalau kita mau bisa lebih berkembang, punya ide dan segala macem, kita lihat surrounding kita,â? pungkas Ferdi. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
21
Love
OMG OMG
11
OMG
Yaelah Yaelah
41
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
33
Keren Nih
Ngakak Ngakak
61
Ngakak