Pesawat Ini Putar Balik Demi ‘Antarkan’ Penumpang yang Anggota Keluarganya Sekarat


Menjalani kewajiban sesuai dengan profesinya memang penting. Namun yang lebih penting lagi adalah menjalani kewajiban sebagai manusia. Seperti salah satu contohnya yang dilakukan oleh pilot maskapai penerbangan ini, yang rela meninggalkan tugas utamanya sebagai pilot demi rasa kemanusiaan.

Pilot yang diketahui dari maskapai Etihad Airways asal Uni Emirat Arab tersebut melakukan aksi tak terduga, saat pesawat yang harusnya sudah berada di udara berangkat dari Manchester, Inggris, menuju ke Australia melalui Abu Dhabi, tiba-tiba putar balik kembali ke Inggris dan membatalkan penerbangan. Hal itu dilakukan demi cucu dari dua orang penumpang yang dikabarkan sedang sekarat.

Salah satu member Travel Gossip sekaligus Penasihat Travel asal Bradford, Becky Stephenson menceritakan kebaikan yang dilakukan oleh maskapai Etihad Airways pada kliennya yang kebetulan berada di penerbangan itu. Kisahnya itu dia ungkap melalui Facebook.

Kisah Becky Stephenson (Facebook)
Kisah Becky Stephenson (Facebook)

Singkat cerita, pesawat maskapai Etihad Airways yang akan bertolak dari Manchester di Inggris menuju Australia via Dubai mendadak membatalkan terbang sesaat sebelum lepas landas. Lantas para penumpang pun dibuat bertanya.

Ternyata, sepasang penumpang yang ada di pesawat mendadak mendapat kabar tidak mengenakkan via sms tentang kondisi cucu laki-lakinya yang tengah sekarat di ICU oleh menantunya. Pasangan itu pun memberitahu pramugari sesaat sebelum pesawat lepas landas, dan responnya sangat mengejutkan.

“Mereka memberitahu pramugari yang menyampaikan pesan tersebut pada pilot yang tengah mengemudikan pesawat menuju landasan. Sang pilot kemudian mengambil keputusan kembali ke terminal untuk menurunkan pasangan,” ujar Becky di Facebook seperti dimuat dalam Mashable, Selasa (12/4/2016).

Namun tidak hanya menurunkan pasangan yang cucunya sekarat, pihak Etihad juga memberikan pendampingan hingga mengantarkan mobil mereka dari parkiran. Atas kebaikan tersebut, pasangan tersebut akhirnya dapat menuju rumah sakit untuk bertemu cucu mereka yang sekarat.

“Mereka (Etihad) melakukan segala hal kecil yang bisa dilakukan. Sedihnya cucu klien saya (pasangan yang dibantu oleh Becky) meninggal satu hari setelahnya. Namun jika mereka tidak diizinkan untuk turun dan harus terbang kembali dari Abu Dhabi pastinya mereka tidak dapat melihat cucunya untuk yang terakhir kali,” tambah Becky.

Belum cukup sampai di situ, bahkan pihak Etihad Airways juga memberikan tiket untuk penerbangan pengganti menuju Australia bagi pasangan tersebut di masa depan. Sungguh mengharukan.

Pesawat Etihad (Travelnoire)
Pesawat Etihad (Travelnoire)

Sayangnya, cucu dari kedua penumpang itu pada akhirnya meninggal dunia hari berikutnya. Walau demikian, paling tidak dua penumpang yang tidak diketahui namanya itu bisa hadir ke rumah sakit untuk bertemu dengan cucunya untuk terakhir kalinya dan mengucapkan selamat jalan.

“Andaikan pesawat yang mereka tumpangi itu tidak diizinkan untuk kembali ke bandara dan tetap terbang ke Abu Dhabi, mungkin mereka tak akan sempat berada di samping cucu mereka untuk yang terakhir kalinya,” terang Becky.

Sekiranya kebaikan yang dilakukan oleh maskapai Etihad Airways dapat dicontoh oleh maskapai-maskapai lain yang ada di Indonesia, bahwa pelayanan yang baik adalah yang utama. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
80
Love
OMG OMG
70
OMG
Yaelah Yaelah
100
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
90
Keren Nih
Ngakak Ngakak
20
Ngakak