AADC Versi Novel Rilis, Ini Bedanya dengan Versi Filmnya


Kisah Cinta dan Rangga dalam film “Ada Apa dengan Cinta” masih terkenang sampai sekarang. Kemarin, Penerbit Gramedia Pustaka Utama resmi meluncurkan adaptasi novel “Ada Apa dengan Cinta?” yang ditulis atau dinovelisasi oleh Silvarani.

Bertempat di Kinokuniya Bookstore, Plaza Senayan, novel ini diterbitkan bertepatan dengan momen peluncuran sekuel cerita dari “Ada Apa dengan Cinta?”. “Saya merasa ini adalah momen yang tepat untuk menerbitkannya novel AADC. Film pertamanya keluar 2002,” kata penulis naskah dan produser “AADC?” yang juga menjadi penulis cerita, skenario dan produser untuk “Ada Apa dengan Cinta? 2”, Mira Lesmana, seperti dikutip dari Detikcom, Jumat (15/4/2016).

Peluncuran novel AADC (Sindonews)
Peluncuran novel AADC (Sindonews)

Diakui Mira, novel ini akan membawa nostalgia dan kenangan di masa remaja. Generasi geng Cinta dan cerita cinta keduanya masih melekat di hati masyarakat. “Rencana novelisasi ini juga ketika saya dihubungi pihak Gramedia, karena awalnya nggak tahu kalau cerita dari film yang sudah kelar tahunan yang lalu, ternyata bisa dijadikan novel,” lanjut Mira.

Apa yang ditawarkan di versi novelnya ini? Menurut Silvarani sang penulis novelnya, ada dua adegan yang lebih dijelaskan secara detil. Pertama, mengenai latar belakang ayah Rangga dan keluarganya. “Dalam film, kita pastinya tahu ada scene rumah Rangga yang dikirim bom molotov oleh oknum tak dikenal, dan buat Rangga harus pergi ke luar negeri. Di sini, saya jelakan lagi bagaimana latar belakang ayahnya dan bagaimana kondisi negara saat itu,” jelas Silvarani.

Kedua, scene ketika ‘kaca pecah’ ketika pertengkaran keluarga Alya. “Pas adegan itu saya menutup telinga dengan earphone dan membayangkan yang terjadi di keluarga Alya, seberapa retaknya dan lain-lain. Dan ketika Alya datang ke rumah Cinta, detail penggambarannya lebih saya perlihatkan,” pungkas Silvarani.

Para pemain AADC 2 dan Mira Lesmana (Inilah)
Para pemain AADC 2 dan Mira Lesmana (Inilah)

Mira Lesmana sendiri memberikan apresiasi launching novel tersebut. “Ini menarik ya, kalau misalnya ada yang kangen sama AADC, filmnya jarang muncul di televisi, atau mungkin dvdnya sudah hilang gak tahu kemana, kalau berbentuk novel kan bisa bisa disimpan terus,” kata Mira. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
50
Love
OMG OMG
40
OMG
Yaelah Yaelah
70
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
60
Keren Nih
Ngakak Ngakak
90
Ngakak