Ini Dia Kelompok Pendaki Serba Pink dengan Atribut Hello Kitty yang Jadi Berita


Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan adanya sebuah postingan foto tentang sekelompok pendaki. Namun tenang saja, kelompok ini muncul bukan lantaran mereka merusak alam atau membuang sampah sembarangan di gunung, tapi lantaran mereka menggunakan cara tak biasa dalam mendaki.

Jika biasanya para pendaki memakai pakaian khas gunung, yang hangat dan tetap kasual, tapi para pendaki ini berkostum serba pink dengan atribut Hello Kitty! Sontak gaya mereka sukses menjadi bahan perbincangan, khususnya bagi komunitas pecinta alam.

https://www.instagram.com/p/BFlNe7Vx0ic/

Kelompok pendaki berkostum unik tersebut diketahui berasal dari Komunitas Trenggalek Pink Adventure (TPA), dan Pink Hikers yang berdiri sejak tahun 2009. TPA beranggotakan Andri Suko, Zainul, Ipin dan Anugrah alias Cak Prut. Sedangkan Pink Hikers dipimpin oleh duet Cak Speck dan Cak Joen.

Seperti dilansir dari Hipwee Travel,  kelompok pendaki dan pecinta alam ini selalu berkegiatan dalam pakaian dan atribut berwarna pink cerah ternyata bukan sekadar mencari sensasi, lho. Mereka beralasan bahwa pemilihan warna ini sebagai tindakan preventif di gunung. Bagi mereka, dengan menggunakan atribut dan pakaian berwarna pink terang, mereka akan tetap bisa berhubungan satu sama lainnya. Selain itu jika ada anggota yang terpisah dan tersesat akan mudah untuk ditemukan. Inspiratif banget kan?

View this post on Instagram

Ni mbak yang minta lg awas g BS TIDUR lo

A post shared by Speck Petualang (Pink Hikers) (@speckpetualang) on

Bahkan bukan hanya kostum saja yang serba pink, berbagai pernaik-pernik dan kelengkapan berpetualang mereka pun diusahakan sebisa mungkin berwarna pink. Cak Prut, salah satu penggagas komunitas ini menyatakan jika warna ini bisa jadi sebagai hiburan ketika sedang naik gunung, baik bagi mereka sendiri, atau pendaki lain saat bertemu mereka. Pendaki unik ini merasa ada kebanggaan tersendiri saat melihat orang lain tersenyum dan saling sapa.

Tak ayal saat para pendaki unyu ini sedang naik gunung, kehadiran mereka mengundang kehebohan para pendaki dari komunitas lain. Tak jarang mereka diajak berfoto. Bahkan ketika pendakian terakhir di Semeru, hampir setiap jam mereka harus melayani sesama pendaki untuk foto bersama. Menarik kan?

 

View this post on Instagram

Apalah dayaku hanya seorang sampah di gunung ?

A post shared by Nadian Eka Pratama (@nadian_pratama) on

Namun terlepas dari penampilannya yang unik dan nyentrik, para pendaki kreatif ini selalu setia pada fitrahnya sebagai pendaki, yakni menjaga lingkungan! Setiap mereka melakukan pendakian, mereka tak pernah lupa memungut sampah dari gunung agar alam tetap lestari dan suci. Salut!


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
50
Love
OMG OMG
40
OMG
Yaelah Yaelah
70
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
60
Keren Nih
Ngakak Ngakak
90
Ngakak