Diciptakan SynCardia, Alat Canggih Pengganti Jantung untuk Manusia


Mendapatkan transplantasi organ bukan perkara mudah, terutama karena jumlah organ yang tersedia lebih sedikit dari orang yang memerlukan organ tersebut. Di AS, terdapat lebih dari 121 ribu orang yang masuk ke dalam daftar tunggu transplantasi organ. Rata-rata, terdapat 22 orang meninggal karena tidak mendapatkan transplantasi organ.

Stan Larkin (University of Michigan Health System)
Stan Larkin (University of Michigan Health System)

Dikutip dari The Next Web, Kamis (9/6/2016), Stan bersama saudaranya, Dominique memang mengalami masalah kelainan jantung genetik. Keduanya mengalami cardiomypathy, sebuah kondisi genetik yang dikenal menyebabkan gagal jantung tanpa adanya peringatan sebelumnya.

Karena mendapatkan kelainan tersebut, keduanya kemudian memutuskan untuk masuk meja operasi. Namun masih ada keraguan dari tim dokter. â??Kondisi keduanya sangat sangat parah ketika kami pertama kali merawat mereka di unit perawatan intensif (ICU),â? ujar Jonathan Haft, ahli bedah Pusat Kardiovaskular University of Michigan Frankel yang menangani trasplantasi Stan dan Dominique.

Tim dokter ingin keduanya mendapat transplantasi jantung, â??Tetapi kami tidak yakin kami punya cukup waktu. Kondisi anatomi unik pada keduanya membuat teknologi yang umum digunakan tak berguna,â? sambungnya.

Perangkat seperti defibrillator implan dapat menolong pasien gagal jantung sebagian, tetapi tidak dapat membantu pasien gagal jantung total. Kemudian dokter di University of Michigan, Amerika Serikat, menyarankan mereka untuk mengganti jantung asli mereka dengan jantung buatan. Akhirnya, mereka ikut saran dari dokter dengan menggunakan jantung buatan, yang berupa perangkat bernama SynCardia.

Syncardia (Medgadget)
SynCardia (Medgadget)

SynCardia merupakan perangkat berupa tas gendong berbobot 13,5 pon (6 kg) dan terhubung dengan sistem vaskular, yang memompa darah beroksigen melalui tubuh mereka.

Keduanya memakai jantung buatan itu sambil menunggu ada yang mau mendonorkan jantung kepada mereka. Stan menjalani pemasangan perangkat jantung buatan oleh para ahli Universitas Michigan, Amerika Serikat pada 2014. Stan merupakan pasien pertama yang menjalani pemasangan jantung buatan itu. Setahun kemudian, saudaranya baru menyusul pemasangan jantung buatan tersebut.

Meski sempat mengkhawatirkan para dokter yang menanganinya, ternyata Stan â??nyamanâ? menggunakan perangkat jantung buatan tersebut. Bahkan, Stan, dengan perangkat jantung buatannya itu, bisa menikmati permainan basket.

Setelah setahun lebih, akhirnya Stan mendapatkan donor jantung pada bulan Mei lalu dan kemudian kembali ke University of Michigan Frankel Cardiovascular Center pada bulan tersebut untuk mendapatkan transplantasi jantung.

Pemasangan Syncardia (D3bio)
Pemasangan Syncardia (D3bio)

“Ini adalah perubahan yang emosional. Saya mendapatkan transplantasi dua minggu lalu dan saya merasa seperti sentakan saat kami bicara. Saya ingin berterima kasih dan bertemu dengan keluarga yang mendonorkan jantungnya kepada saya,” kata Stan dikutip dari Science Alert.

Terkait dengan keberhasilan Stan bertahan selama setahun lebih itu, ahli yang terlibat dalam penanganan kedua bersaudara itu mengaku bersyukur.

Stan kini telah pulih sepenuhnya. Ia membagikan kisahnya, yang ia sebut sebagai â??rollercoaster emosionalâ? dengan penekanan untuk meningkatkan kesadaran tentang 5,7 juta orang Amerika lainnya yang hidup dengan gagal jantung dan membutuhkan donor jantung.

â??Kalian adalah pahlawan kami semua,â? ungkap Direktur Pusat Kardiovaskular Universitas Frankel, David J. Pinsky, kepada Stan dan Dominique. â??Fakta bahwa kalian membagikan cerita kepada publik dan memungkinkan kami untuk mengedukasi pasien lain membuahkan perbedaan. Kalian akan membuat perbedaan untuk banyak pasien. Kalian akan membuat perbedaan pada para dokter di masa depan. Kami berterima kasih pada kalian karena telah dengan berani membagikan kisah tersebut dan memungkinkan kami membagikannya juga.â? (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
81
Love
OMG OMG
71
OMG
Yaelah Yaelah
101
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
91
Keren Nih
Ngakak Ngakak
21
Ngakak