Menelusuri Sejarah Masjid Tertua di Dunia yang Dibangun Nabi Muhammad SAW


Jutaan masjid tersebar di berbagai belahan dunia. Di antara semuanya, ada satu masjid yang sering disinggahi jamaah haji. Keistimewaannya adalah, masjid tersebut dibangun oleh Nabi Muhammad dan merupakan masjid tertua yang ada di dunia. Masjid itu adalah Masjid Quba.

Masjidil Haram memang punya sejarah panjang sejak zaman Nabi Ibrahim, namun masjid pertama dalam sejarah Islam adalah Masjid Quba. Nah, kalau berkunjung ke Madinah, cobalah bertolak ke arah gerbang barat sekitar 5 Km dari Masjid Nabawi.

Bagian belakang Masjid Quba (Detik)
Bagian belakang Masjid Quba (Detik)

Dilansir dari situs resmi Masjid Quba, Selasa (14/6/2016), peletakkan batu pertamanya dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Pada masa itu Nabi Muhammad SAW menghabiskan waktu 20 hari di masjid ini, saat sedang berpindah dari Makkah ke Madinah. Berikut sejarahnya.

Awal cerita ketika itu Nabi Muhammad SAW sedang melakukan perjalanan pergi berhijrah ke kota Yastrib atau sekarang ini lebih dikenal dengan sebutan kota Madinah. Ketika tepat pada hari Senin tanggal 8 Robiul Awal tahun 1 Hijriyah, Nabi berada di Kampung Quba, sekitar 10 km dari dari kota Madinah. Saat itusahabat Nabi yang bernama Ammar Radhiyahullahu â??anhu mengusulkan untuk membangun sebuah tempat yang berguna untuk tempat istirahat siang untuk Nabi, yang juga berguna untuk tempat salat untuk Nabi dan para Sahabatnya.

Bagian dalam Masjid Quba (Detik)
Bagian dalam Masjid Quba (Detik)

Pada saat itu pula usul dari Ammar Radhiyahullahu â??anhu disetujui oleh Nabi dan para sahabat. Abu bakar dan Ammar Radhiyahullahu â??anhu mulai mengumpulkan batu-batu yang diletakkan satu persatu yang ditumpuk satu batu dengan satu batu lainnya untuk membuat masjid. Nabi sendiri pula yang meletakkan batu kiblat untuk masjid tersebut.

Setelah batu pertama diletakkan, umat Nabi-lah yang menyelesaikan masjid ini. Semenjak itu Nabi Muhammad SAW sering datang ke Masjid Quba, dengan naik kuda maupun berjalan kaki. Sang Nabi pun berdoa dan salat di sini. Konon, salat sebanyak 2 rakaat di Masjid Quba pahalanya sama dengan 1 kali umroh.

Setelah Nabi dan para sahabat selesai membangun Masjid Quba ini, mereka melanjutkan perjalanan kembali ke kota Madinah, tepat pada hari jumat tanggal 12 Robiul Awal tahun 1 Hijriyah. Nabi tiba di kota Madinah. Para penduduk Madinah sangat senang dengan kedatangan Nabi. Mereka berbondong-bondong menyamput Nabi dengan suka cita, penuh kerinduan dan juga penuh rasa hormat untuk Nabi. Dan tepat pada hari itulah Nabi Muhammad SAW mendirikan salat Jumat untuk pertama kalinya dalam sejarah Islam dan juga untuk pertama kalinya Nabi khotbah Jumah pada hari tersebut. Semenjak itulah kota Yastrib berubah menjadi â??madinatun nabiâ? yang berarti kota nabi, atau Madinah.

Bagian dalam Masjid Quba (Islamiclandmarks)
Bagian dalam Masjid Quba (Islamiclandmarks)

Karena usia yang sudah uzur, masjid ini dibangun ulang tahun 1982. Pada 2012, Masjid Quba kembali dipugar dan diperbesar. Pemerintah setempat menggelontorkan 100 juta Riyal (Rp 2,6 miliar) untuk membangun kembali masjid tertua di dunia ini.

Sekarang, Masjid Quba mencakup 2 lantai. Selain area untuk salat, terdapat pula kantor dan perpustakaan. Wisatawan tak perlu kuatir kalau pergi ke sini, ada beberapa hotel yang letaknya di sekitar Masjid Quba. Madinah Moevenpick Hotel, Marriott Madinah, dan Shaza Al Madina adalah beberapa di antaranya. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
100
Love
OMG OMG
90
OMG
Yaelah Yaelah
20
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
10
Keren Nih
Ngakak Ngakak
40
Ngakak