Masukkan Unsur Etnik, Band Indonesia Ini Sukses Manggung di Panggung Internasional


V1MAST, band duo dengan personil Viza K. Mahasa (vokal, gitar, dan gamelan) serta Vais Randi (drum) mengisi bulan Ramadan kali ini dengan cara yang berbeda. Tidak seperti teman-teman musisi lain yang mengeluarkan single religi, V1MAST justru bertolak ke benua seberang untuk membawa nama Indonesia ke panggung internasional.

Berawal dari iseng mengirimkan aplikasi demo musik dan video ke ajang musik Dukatfest 2016 pada bulan Desember 2015. V1MAST kemudian mendapatkan e-mail berisi konfirmasi mengenai terpilihnya mereka untuk mewakili Indonesia dalam acara tersebut. Terpilih dari 32 negara peserta lainnya yang juga mengirimkan aplikasi.

â??Alhamdulillah, bersyukur sekali bisa merasakan puasa Ramadan di benua lain, menambah wawasan, dan yang paling senang sih karena bisa memperkenalkan V1MAST, apalagi bawa nama Indonesia. Di konser dan kompetisi kali ini, kami akan membawakan 10 lagu diantaranya ada beberapa lagu V1MAST sendiri yang sudah di-translate, ada juga kompilasi lagu tradisional Indonesia, dan gak lupa bawain lagu kebangsaan Bosnia dan Herzegovina yang diaransemen etnik ala Indonesia,” ucap Viza seperti dikutip dari Goodnewsfromindonesiaorg, Senin (20/6/2016).

Dalam konser yang diadakan di Bosnia ini V1MAST akan membawa lebih banyak instrumen musik tradisional seperti sapek, seruling, angklung, saron, dan lain-lain. Meskipun beraliran rock, namun band ini tetap memasukkan unsur etnik Indonesia ke dalam karyanya.

Kemarin, V1MAST telah memasuki konser hari ketiganya. Mereka manggung di Banja Luka. Hari itu, V1MAST dijadwalkan tampil di Step Out Corner, di Music Pavilion, Park Petar Kocic. Walau bisa dipastikan nama dan lagu-lagu V1MAST masih asing di telinga, namun penonton di Banja Luka tampak antusias. Perkenalan yang disampaikan Viza di atas panggung berhasil menarik perhatian mereka.

V1MAST di Banjar Luka (Krjogja)
V1MAST di Banjar Luka (Krjogja)

“Kami adalah V1MAST dari Indonesia. Kami senang bisa berada di Banja Luka. Ceweknya cantik-cantik, kotanya bagus. Persis dengan kota asal saya di Indonesia, yaitu Yogyakarta. Kamu bisa googling tentang kota saya juga,” kata Viza.

Para penonton memberi applaus panjang ketika Viza menceritakan kisah di balik single ‘Race 4 Survival’. Bahkan mereka ikut menyanyikan reff lagu tersebut setelah Viza sempat mengajarkannya di atas panggung.

“Ini adalah lagu ‘Race 4 Survival’. Kami diminta Save The Children, sebuah program yang digawangi oleh Bill Gates, pemilik microsoft dan Ban Ki Moon, Sekjen PBB, untuk menciptakan lagu ini. Lagu ini menceritakan anak-anak kecil Indonesia yang berlari 16 ribu kilometer untuk menemui Sekjen PBB Ban Ki Moon untuk menceritakan kondisi mereka. Do you love children? Mari bernyanyi bersama saya,” ungkap Viza disambut tepuk tangan penonton.

Secara keseluruhan, V1MAST tampil bagus dan sukses menaklukkan Park Petar Kocic. Ucapan selamat dan takjub pun diberikan oleh soundman dan panitia Dukatfest. Bahkan beberapa penonton antre menunggu Viza dan Vais untuk berfoto bersama.

Sukses terus untuk V1MAST, semoga konsisten untuk bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

Kalau kamu penasaran dengan lagu dari V1MAST, kamu bisa lihat salah satu video klipnya berikut ini.

(tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
90
Love
OMG OMG
80
OMG
Yaelah Yaelah
10
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
100
Keren Nih
Ngakak Ngakak
30
Ngakak