Diciptakan Sandal untuk Tunanetra Karya Mahasiswa ITS


Lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuat sandal khusus tunanetra yang memudahkan aktivitas penyandang tunanetra bernama Santun, yang singkatannya adalah Sandal Tunanetra.

Ketua tim Santun, Ade Ria Hasanah di Surabaya, mengatakan sandal itu dilengkapi sensor berbasis Android. Fungsinya untuk menuntun jalan pengguna agar dapat mengetahui halangan jalan yang ada di depannya.

Santun (Inilah)
Santun (Inilah)

“Selama ini para penyandang tunanetra hanya dibantu tongkat, sehingga kurang praktis. Dengan adanya Santun yang memiliki bahan empuk, maka mereka akan terbantu,” kata mahasiswa Jurusan Matematika ini, seperti dikutip dari Suaracom, Rabu (22/6/2016).

Lebih lanjut kata Ade, Santun dapat dimodifikasi, sehingga sensor berbasis android dapat ditanam di dalamnya. Di dalam Santun, tertanam sensor jarak tipe HC-SR04 dan mikrokontroler.

“Kami memang tidak membuat sandal sendiri, tetapi kami beli sandal yang sudah ada di pasaran, lalu kami lubangi untuk meletakkan sensor dan mikrokontroler sekaligus bluetooth, serta baterai berukuran kecil sebagai pemasok energy,” ucapnya.

Menurut Ade, pada bagian kiri dan kanan diletakkan sensor jarak tipe HC-SR04 yang bisa mendeteksi rintangan hingga jarak 5 meter. Sensor ini akan menginformasikan pengguna lewat suara untuk berhati-hati jika di kiri atau kanan terdapat rintangan.

Melalui suara itulah, lanjutnya, pengguna akan mengatahui ada tidaknya rintangan baik di kiri, kanan, dan depan. Jika ada rintangan di kanan atau dikiri, sensor akan berbunyi “awas kanan” atau “awas kiri”.

Santun (Bisnis)
Santun (Bisnis)

“Jadi pengguna bisa mengetahui objek di depan melalui suara. Itu memudahkan mereka untuk menghindari sesuatu,” ujarnya.

Anggota tim lainnya, Eka Cahya Putera Sukandar, menambahkan, sandal itu perlu diteliti lebih lanjut. Sandal baru bisa diaplikasikan di daerah kering, namun jika terkena air akan korslet.

“Penelitian yang didanai Kemenristek Dikti dalam PKM Karsa Cipta tersebut tidak membutuhkan dana besar. Pengguna sandal itu hanya perlu mengeluarkan dana di bawah Rp1 juta,” jelasnya. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
90
Love
OMG OMG
80
OMG
Yaelah Yaelah
10
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
100
Keren Nih
Ngakak Ngakak
30
Ngakak