Orestes, Band Death Metal Keren Asal Indonesia


Meski Indonesia saat ini banyak band atau penyanyi yang mengusung jenis musik pop, ternyata masih ada juga yang mengusung jenis musik lainnya, dalam hal ini death metal. Salah satunya adalah band asal Jakarta bernama Orestes.

Dimulai pada akhir tahun 2007, setelah melewati rintangan yang cukup berat di awal perjalanan, namun pada akhirnya ide-ide mulai menumpuk untuk memulai sebuah gebrakan baru. Pada akhirnya terbentuklah band Orestes.

Band Orestes digawangi oleh 5 orang, yaitu Herdityo Wibowo (vokal), Fachri Baru (gitaris), Florentino Ariza (gitaris), Johan Franklin (Bass), dan Gemuruh Adhityatama (drum). Orestes sendiri merupakan tokoh dalam mitologi Yunani. Dia merupakan anak laki satu-satunya dari pasangan Agamemnon dan Klitaimnestra.

Formasi lengkap Orestes (Hammunproductions)
Formasi lengkap Orestes (Hammunproductions)

Akar kata Orestes berasal dari Oros yang berarti gunung. Metafora dari nama Orestes adalah orang yang dapat menaklukkan pegunungan. Gunung saja bisa ditaklukkan berarti begitu dia sangat kuat. Orestes juga menaruh dendam besar terhadap Klitaimnestra karena telah membunuh Agamemnon. Untuk membalas dendam, Orestes membunuh Klitaimnestra, ibunya.

Sebenarnya tidak ada pemaknaan yang berarti dari nama Orestes, hanya karena ketertarikan mereka akan cerita mitologi Yunani, dan setelah diperbincangkan, nama Orestes rasanya tepat untuk melabeli band mereka hingga sekarang ini.

Mengenai lirik lagu yang diusung, kebanyakan band ini memakai lirik tentang sarkasme, kritik politik dan sosial, fasisme, deteriorasi moral, dan masih banyak lagi. Ini semua diambil dari semua kenyataan busuk yang ada di dalam kehidupan kita.

Band ini sendiri telah menelurkan satu album berjudul “Equivocal Paragraph” pada tahun 2011 oleh Rottrevore Records. Setelah manggung pada tahun 2013, band ini sempat vakum. Baru beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 2016 ini, Orestes kembali dengan single baru berjudul “The Pledge”.

Dalam penggarapan single “The Pledge”, Orestes sempat mengalami masalah, yaitu penggebuk drum Gemuruh Adhityatama saat ini sedang absen dari Orestes. Oleh karenanya, dalam penggarapan single tersebut mereka dibantu oleh Kusuma Widhiana, penggebuk drum band metal asal Bali, Parau.

Dikutip dari Rollingstonecoid, Selasa (28/6/2016), melalui rilis pers, Orestes mengungkapkan bahwa “The Pledge” didedikasikan kepada diri mereka sendiri dan para pelaku di kancah musik metal yang kerap terkekang dan kaku terhadap cabang-cabang dari ragam musik metal.

Setelah meluncurkan “The Pledge”, Orestes berencana merilis album split bersama grup thrash metal asal Jakarta, Thrashpit. Album yang akan diberi judul “From the Unaltered Nerves to the Deafened Minds” itu akan berisi enam lagu; tiga lagu milik Orestes dan tiga lagu lainnya milik Thrashpit.

Kalau kamu ingin mendengarkan lagu “The Pledge”, kamu bisa tonton video berikut ini.

(tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
30
Love
OMG OMG
20
OMG
Yaelah Yaelah
50
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
40
Keren Nih
Ngakak Ngakak
70
Ngakak