Kenapa Banyak PokeStop di Masjid? Ini Alasannya


Seperti sudah kalian ketahui, “Pokemon Go” saat ini sedang booming di Indonesia. Walau belum resmi meluncur untuk wilayah Asia, game yang mengharuskan pemainnya menangkap Pokemon ini sudah banyak dimainkan di Tanah Air.

Buat kamu yang memainkan game ini, mungkin sering menemukan PokeStop di area masjid. Masjid dan tempat ibadah memang banyak yang jadi PokeStop di “Pokemon Go”. Tahukah kamu apa alasannya kenapa banyak masjid yang jadi PokeStop?

Jawabannya tentu saja bukan seperti teori-teori konspirasi yang banyak bertebaran di media sosial akhir-akhir ini. Untuk menentukan PokeStop, Niantic, pengembang “Pokemon Go”, mengolah data dari game berbasis augmented reality mereka sebelumnya, Ingress, dan geo-tagged photos yang diambil dari data Google.

“Pokestop adalah data sumbangan pengguna. Jadi orang pasti datang ke sana. Ada sekitar 15 juta data sumbangan pemain Ingress. Kami menggunakan sekitar 5 juta data,” ucap John Hanke, CEO dan founder Niantic, seperti dikutip dari Mashable, Selasa (19/7/2016).

Penentuan PokeStop dan juga gym juga tidak sembarangan. Niantic menentukan kriteria yang diperlukan suatu lokasi untuk bisa menjadi PokeStop dan gym. Apa syaratnya?

“Public artwork, situs bersejarah, gedung dengan arsitektur bersejarah atau karakteristik unik, atau bisnis lokal yang unik,” kata Hanke.

Dari penjelasan sang pembuat “Pokemon Go” ini, mungkin masjid-masjid yang ada di Indonesia diidentifikasi sebagai situs bersejarah atau gedung dengan arsitektur bersejarah atau karakteristik unik oleh Niantic. Dengan demikian, berubahlah tempat-tempat tersebut jadi PokeStop.

Kini kamu tahu alasannya, dan alasan sebenarnya ini tentu sangat jauh dari teori konspirasi yang ada di media sosial, yang tentu saja informasinya bisa menyesatkan. Semoga kita bisa lebih bijak lagi dalam menerima informasi. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
10
Love
OMG OMG
100
OMG
Yaelah Yaelah
30
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
20
Keren Nih
Ngakak Ngakak
50
Ngakak