Fire Box, Efek Gitar Berkualitas Karya Anak Bangsa


Sejak Vibrato Gibson dan Box Reverb Fender muncul pada 1950-an lalu Maestro Fuzz Toe Pedal yang dipakai Rolling Stones dalam â??(I Canâ??t Get No) Satisfactionâ?, efek gitar makin populer di kalangan gitaris. Pun ketika Jimi Hendrix menghasilkan sound distorsi terikonik sepanjang masa dengan Dunlop Fuzz Face-nya, musisi mulai beramai-ramai bereksperimen membuat suara dengan efek  yang sesuai dengan karakter gitar dan genre layaknya Hendrix.

Tahun 80 sampai 90-an musisi bingar dengan efek satuan digabung dalam sebuah kotak besar ketika konser. Belum lagi mencocokannya dengan karakter ampli dengan efek dan gitar itu sendiri. Hadirnya efek digital pada pertengahan 90 yang memudahkan seperti Korg Tone Worg AX1500G sempat memudahkan para gitaris di atas panggung karena mampu menghasilkan banyak suara dari stomp awal.  Misalnya suara clean yang mendekati stomp BOSS Acoustic Simulator, namun masih terasa sangat digital. Hal ini membuat para musisi kembali meribetkan diri dengan merangkai banyak stomp jadi satu.

Berangkat dari situ, tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menciptakan sebuah inovasi efek gitar multigenre bernama Fire Box. Mereka adalah Eka Tegar Destian dari Pendidikan Teknik Elektronika, Ibnu Hartopo dari Pendidikan Teknik Elektronika, Erma Diah Putri Nugrahanti dari Administrasi Perkantoran, dan Nurullia Fitri Chandrawati dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Fire Box (Tribunnews)
Fire Box (Tribunnews)

Pembuatan Fire Box dilatarbelakangi oleh banyaknya musisi di Indonesia terutama para gitaris yang menginginkan suatu kemudahan untuk membawa peralatan yang dibutuhkannya ke atas panggung. Namun pada kenyataannya, kemudahan yang diharapkan sampai saat ini belum bisa terwujud.

â??Saya sendiri adalah gitaris pada salah satu band lokal di Jogja. Dulu saya sangat merasakan bagaimana kesusahan seorang gitaris untuk membawa perlengkapannya. Namun, sekarang saya tidak perlu susah-susah lagi karena setiap perform saya memakai produk kami yaitu Fire Box,â? ungkap Eka Tegar Destian, Ketua Tim PKM, seperti dikutip dari Tribunnewscom, Kamis (21/7/2016).

Eka Tegar Destian (Twitter)
Eka Tegar Destian (Twitter)

Fire Box sangat membantu para gitaris karena hanya dalam satu wadah kecil terdapat dua rangkaian utama hasil modifikasi rangkaian-rangkaian sebelumya, yaitu efek gitar dan pre-amplifier. Rangkaian efek gitar yang diciptakan menghasilkan berbagai macam karakter suara gitar atau multigenre.

Bahkan, efek tambahan yang berfungsi sebagai penggema dan pengeras suara juga terdapat di dalamnya. Tidak cukup sampai di situ, di dalam Fire Box juga terdapat pre-amplifier berdaya besar.

Jika pada pre-amplifier sebelumnya memiliki ukuran fisik yang jauh lebih besar, Fire Box memodifikasinya menjadi ukuran fisik yang lebih kecil, namun daya yang dimiliki tetap sama dengan pre- amplifier sebelumnya, bahkan lebih tinggi.

Tentu saja perubahan ukuran preâ??amplifier serta pengelompokan efek-efek gitar ini dapat mengurangi jumlah kebutuhan gitaris di atas panggung menjadi lebih minimalis.

Tim ini telah mengenalkan Fire Box pada musisi-musisi lokal maupun nasional dan mendapat sambutan yang baik. Bahkan, mereka menginginkan agar Fire Box segera diproduksi secara banyak.

Satu item Fire Box berharga sekitar Rp 2 juta. Harapannya dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan pasaran luar, musisi Indonesia lebih memilih menggunakan inovasi baru karya anak bangsa. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
40
Love
OMG OMG
30
OMG
Yaelah Yaelah
60
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
50
Keren Nih
Ngakak Ngakak
80
Ngakak