Keren, Ada Aplikasi Pelacak Pokemon Inovasi Mahasiswi Surabaya


Permainan “Pokemon Go” menimbulkan banyak kejadian tidak diinginkan karena pengguna tidak mengerti letak-letak spesifik Pokemon yang mereka buru. Saat notifikasi game berbunyi di tempat berbahaya, tak sedikit orang yang langsung berusaha menangkap Pokemon dan tak menghiraukan keselamatan dirinya di lingkungan sekitar.

Alasan itulah yang membuat Jenni Irawan, mahasiswi Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) membuat peta letak pokemon sebagai pendukung game “Pokemon Go” yang bernama STTS Pokemon Spy.

Dibimbing sang dosen, Reddy Alexandro Harianto, ia tak butuh lama untuk membuat program yang akan banyak digemari itu. “Awalnya sudah pernah membuat program berbentuk plot peta, sehingga ketika muncul ide untuk membuat Pokemon Spy, hanya tinggal mengubah obyek menjadi lokasi dan jenis Pokemon di tiap-tiap plot,” jelas Jenni seperti dikutip dari Suryacoid, Senin (25/7/2016).

Jenni Irawan dan aplikasi buatannya (Faridhadri)
Jenni Irawan dan aplikasi buatannya (Faridhadri)

Hanya dengan mendownload APK Pokemon Spy ini, kita bisa melacak Pokemon yang 10 km jauhnya dari kita secara akurat karena Pokemon Spy bekerja secara real-time, termasuk lokasi dan jenis Pokemon dan berapa lama Pokemon tersebut sudah ada di lokasi itu.

“Program ini berjalan secara real time sehingga dapat memberikan informasi akurat pada pengguna mengenai letak Pokemon, dan jenis Pokemon apa saja yang berada pada lokasi tersebut, serta berapa lama Pokemon tersebut akan mendiami lokasi itu,” lanjut Jenni.

Setelah dicoba, program tersebut memang sangat akurat. Contohnya ketika berada di kampus STTS, pada map menunjukkan adanya pokemon jenis Rattata dan ketika aplikasi game “Pokemon Go” dibuka, Rattata tersebut langsung muncul dan dapat ditangkap oleh pengguna. Selain itu juga menunjukkan adanya dua Gym di dekat STTS.

Dengan adanya aplikasi ini, pengguna yang mencari Pokemon langka hanya perlu melihat di program Pokemon Spy dan langsung menuju lokasi tersebut, tanpa harus mengandalkan notifikasi dari game “Pokemon Go” yang mendadak dan dapat menimbulkan kecelakaan.

Jika banyak tuntutan dari pengguna, Jenni dan Reddy akan mengembangkan program hingga jangkauan se-Surabaya. Program STTS Pokemon Spy ini┬ádapat diakses di pokespy.stts.edu jika pengguna “Pokemon Go” berada di wilayah kampus STTS. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
60
Love
OMG OMG
50
OMG
Yaelah Yaelah
80
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
70
Keren Nih
Ngakak Ngakak
100
Ngakak